kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.842   40,00   0,24%
  • IDX 8.284   -6,79   -0,08%
  • KOMPAS100 1.171   -0,80   -0,07%
  • LQ45 840   -1,54   -0,18%
  • ISSI 296   0,09   0,03%
  • IDX30 437   0,84   0,19%
  • IDXHIDIV20 521   1,01   0,19%
  • IDX80 131   -0,07   -0,05%
  • IDXV30 143   0,75   0,53%
  • IDXQ30 141   0,00   0,00%

Harga Minyak Naik Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Peningkatan Permintaan India


Rabu, 11 Februari 2026 / 15:15 WIB
Harga Minyak Naik Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Peningkatan Permintaan India
ILUSTRASI. Ketegangan perundingan AS-Iran dan ancaman kapal induk kedua AS memicu lonjakan harga yang tak terduga. (REUTERS/Todd Korol)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak naik pada Rabu (11/2/2026), didorong oleh meningkatnya risiko ketegangan perundingan AS-Iran, sementara tanda-tanda penurunan surplus yang dipicu oleh dukungan permintaan yang lebih baik dari India juga menambah kekuatan.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 57 sen, atau 0,83%, menjadi US$ 69,37 per barel pada pukul 07.11 GMT. 

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 56 sen, atau 0,88%, menjadi US$ 64,52. 

"Minyak mempertahankan tren kenaikan risiko ekor karena pembicaraan AS-Iran berlanjut tetapi tetap rapuh, menjaga premi risiko Selat Hormuz tetap didukung di tengah tekanan sanksi yang berkelanjutan, ancaman tarif yang terkait dengan perdagangan Iran, dan peningkatan postur militer regional AS," tulis analis LSEG dalam sebuah laporan. \

Baca Juga: Harga Tembaga Menguat Rabu (11/2) Siang, Permintaan China Melambat Jelang Libur Imlek

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa pembicaraan nuklir dengan AS memungkinkan Teheran untuk mengukur keseriusan Washington dan menunjukkan konsensus yang cukup untuk melanjutkan jalur diplomatik. 

Para diplomat dari Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Oman pekan lalu dalam upaya untuk menghidupkan kembali diplomasi, setelah Presiden AS Donald Trump menempatkan armada angkatan laut di wilayah tersebut, yang meningkatkan kekhawatiran akan aksi militer baru. 

Meskipun harga minyak awalnya turun setelah menteri luar negeri Oman mengatakan diskusi terkait pembicaraan AS-Iran dengan pejabat keamanan tertinggi Iran berjalan produktif, harapan akan resolusi damai kemudian pupus menyusul laporan bahwa AS mungkin akan mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika pembicaraan gagal, kata analis ANZ dalam sebuah catatan. 

Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah, bahkan ketika Washington dan Teheran bersiap untuk melanjutkan negosiasi yang bertujuan untuk mencegah konflik baru. 

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Rabu (11/2), Dipicu Ketegangan AS–Iran dan Permintaan India

Faktor lain yang mendukung harga minyak adalah tanda-tanda berkurangnya surplus, karena pasar menyerap beberapa barel surplus yang terlihat pada kuartal terakhir tahun 2025.

"Dengan kembalinya produksi minyak mentah utama ke tingkat normal dan meningkatnya permintaan di India, harga minyak kemungkinan akan tetap didukung dalam jangka pendek," kata analis pasar Vortexa, Xavier Tang. 

Kilang-kilang minyak India menghindari pembelian minyak Rusia untuk membantu New Delhi mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington, dan sebagai imbalannya meningkatkan pembelian minyak dari Timur Tengah dan Afrika Barat.

Para pedagang juga menunggu data persediaan minyak AS mingguan dari Badan Informasi Energi pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan rata-rata persediaan minyak mentah naik sekitar 800.000 barel pada minggu hingga 6 Februari, sementara persediaan distilat dan bensin kemungkinan turun masing-masing sekitar 1,3 juta barel dan 400.000 barel. 

Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 13,4 juta barel pada pekan yang berakhir 6 Februari, menurut sumber pasar, mengutip angka dari American Petroleum Institute pada hari Selasa.

Selanjutnya: Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang

Menarik Dibaca: Lewat Pasar Bedug, Paris Baguette Tawarkan Aneka Takjil dan Iftar Cita Rasa Lokal




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×