kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Hindari risiko resesi, Jerman bisa gelontorkan miliaran euro


Selasa, 10 September 2019 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Bendera Jerman


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz menyebut negaranya dapat menghadapi kemungkinan krisis ekonomi dengan menyuntikkan miliaran euro ke dalam perekonomian.

Seperti diberitakan Reuters, Scholz mengatakan hal ini menandakan kesiapannya untuk paket stimulus besar jika ekonomi Jerman mengarah ke arah resesi.

Baca Juga: Jack Ma pensiun, bagaimana nasib Alibaba ke depan?

Scholz mengatakan bahwa Berlin telah meletakkan fondasi dengan perencanaan anggaran yang solid dan kebijakan untuk tidak mengambil utang baru guna lebih leluasa jika terjadi krisis.

"Karena itu akan sangat penting bagi kita sebagai ekonomi terbesar di Uni Eropa, apakah kita benar-benar mampu menangkal tren ekonomi negatif," kata Scholz.

Di sisi lain, Scholz mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan di seluruh dunia sedang menunggu tanda-tanda perbaikan dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Ia menambahkan solusi untuk perselisihan itu diperlukan dengan cepat.

Baca Juga: Xiaomi rilis teknologi pengisi daya cepat secara wireless

"Di mana-mana di seluruh dunia, berbagai perusahaan menunggu sinyal positif bahwa segala sesuatunya bergerak ke arah baru sehingga mereka dapat berinvestasi," kata Scholz kepada majelis rendah parlemen Bundestag.

"Sangat penting bagi AS dan China untuk mencapai kesepakatan dalam sengketa perdagangan," tambahnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×