kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.364   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Hindari risiko resesi, Jerman bisa gelontorkan miliaran euro


Selasa, 10 September 2019 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Bendera Jerman


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz menyebut negaranya dapat menghadapi kemungkinan krisis ekonomi dengan menyuntikkan miliaran euro ke dalam perekonomian.

Seperti diberitakan Reuters, Scholz mengatakan hal ini menandakan kesiapannya untuk paket stimulus besar jika ekonomi Jerman mengarah ke arah resesi.

Baca Juga: Jack Ma pensiun, bagaimana nasib Alibaba ke depan?

Scholz mengatakan bahwa Berlin telah meletakkan fondasi dengan perencanaan anggaran yang solid dan kebijakan untuk tidak mengambil utang baru guna lebih leluasa jika terjadi krisis.

"Karena itu akan sangat penting bagi kita sebagai ekonomi terbesar di Uni Eropa, apakah kita benar-benar mampu menangkal tren ekonomi negatif," kata Scholz.

Di sisi lain, Scholz mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan di seluruh dunia sedang menunggu tanda-tanda perbaikan dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Ia menambahkan solusi untuk perselisihan itu diperlukan dengan cepat.

Baca Juga: Xiaomi rilis teknologi pengisi daya cepat secara wireless

"Di mana-mana di seluruh dunia, berbagai perusahaan menunggu sinyal positif bahwa segala sesuatunya bergerak ke arah baru sehingga mereka dapat berinvestasi," kata Scholz kepada majelis rendah parlemen Bundestag.

"Sangat penting bagi AS dan China untuk mencapai kesepakatan dalam sengketa perdagangan," tambahnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×