Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Produsen bahan bangunan asal Swiss, Holcim Group, mengumumkan akan menjual hampir 68% kepemilikannya di unit bisnis Filipina kepada perusahaan asal China, Huaxin Building Materials, dengan nilai transaksi mencapai US$527 juta.
Dalam pernyataannya pada Minggu (2/8/2026), Holcim menyebutkan bahwa transaksi tersebut diperkirakan rampung pada paruh pertama 2027.
Selain penjualan saham mayoritas tersebut, Holcim juga merancang struktur transaksi yang memungkinkan perusahaan melepas sisa kepemilikannya di bisnis Filipina dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun ke depan.
Perusahaan menetapkan nilai minimum sebesar US$280 juta untuk pelepasan sisa saham tersebut. Holcim juga menyatakan berpotensi memperoleh tambahan keuntungan dari transaksi lanjutan itu.
Baca Juga: Capital One Ungkap Dugaan Perusahaan Trump Terlibat Pencucian Uang?
Holcim mengatakan perusahaan dapat memperoleh "tambahan potensi keuntungan tunai" selama periode tersebut.
Langkah divestasi ini menjadi bagian dari strategi Holcim dalam mengoptimalkan portofolio bisnis sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan.
Sebelumnya, pada Juli lalu, Holcim melaporkan bahwa sektor pembangunan perumahan mulai menunjukkan pemulihan. Seiring dengan membaiknya prospek pasar, perusahaan juga menaikkan proyeksi pertumbuhan penjualan organik untuk 2026.
Holcim kini memperkirakan pertumbuhan penjualan organik sebesar 5% pada 2026, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya yang berada pada kisaran 3% hingga 5%.












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
