kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Hong Kong Siapkan Rp 8,2 Triliun untuk Beli Kembali Apartemen Korban Kebakaran


Sabtu, 21 Februari 2026 / 17:09 WIB
Hong Kong Siapkan Rp 8,2 Triliun untuk Beli Kembali Apartemen Korban Kebakaran
ILUSTRASI. HONGKONG-FIRE/ (REUTERS/Tyrone Siu)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pemerintah Hong Kong mengusulkan untuk menghabiskan sekitar HK$ 4 miliar setara dengan Rp 8,2 triliun untuk membeli kembali rumah-rumah di sebuah kompleks perumahan tinggi yang hancur akibat kebakaran besar pada November, yang menewaskan lebih dari 160 orang, kata pihak berwenang pada Sabtu.

Harga yang ditawarkan adalah HK$ 8.000 per kaki persegi tanpa pembayaran premi tanah, dan HK$10.500 per kaki persegi bagi yang menerima pembayaran premi tanah, menurut keterangan pejabat dalam konferensi pers.

Baca Juga: Asia Hadapi Ketidakpastian Baru, Trump Siap Berlakukan Tarif 10%

“Kami percaya harga yang diusulkan cukup bagi para penghuni yang terdampak untuk pindah dan mendapatkan hunian jangka panjang,” kata Wong Wai-lun, wakil sekretaris keuangan Hong Kong.

Pemerintah juga menawarkan program pertukaran apartemen bagi 4.600 penyewa terdampak, yang tinggal di hampir 2.000 unit rumah di kompleks tersebut, yang bernama Wang Fuk Court.

Total pengeluaran diperkirakan HK$ 6,8 miliar, yang akan turun sekitar HK$ 2,8 miliar berkat kontribusi dari dana bantuan, dan bisa lebih rendah lagi setelah kompensasi asuransi diperhitungkan, menurut pejabat.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×