kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Hubungan memanas, Beijing peringatkan Australia jangan korbankan investor asal China


Kamis, 11 Juni 2020 / 21:51 WIB
ILUSTRASI. Juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng. Hubungan kian panas, Beijing peringatkan Australia tak korbankan investor asal China. REUTERS/Thomas Peter


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya, persetujuan FIRB diperlukan ketika ada akusisi bernilai lebih dari A$ 275 juta (US $ 290 juta), atau lebih dari A$ 1,2 miliar untuk negara-negara di mana Australia memiliki perjanjian perdagangan bebas, seperti dengan China.

Komentar ini juga muncul ketika investasi China di Australia anjlok menjadi A$ 3,5 miliar pada 2019, turun hampir 60% pada 2018.

Baca Juga: Angkatan Udara AS terbangkan pesawat mata-mata dan Pembom B-1B di Laut China Selatan

Di sisi lain, hubungan geopolitik kedua negara juga memang tengah tegang dipimpin oleh pengenaan tarif pada impor gandum dari Australia.

Hal ini dipanasi lagi dengan langkah China yang memperingatkan warganya untuk mempertimbangkan kembali perjalanan atau rencana belajar di Australia karena melonjaknya serangan rasial terhadap orang-orang China dan Asia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×