CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.317   85,24   1,37%
  • KOMPAS100 835   12,04   1,46%
  • LQ45 633   5,71   0,91%
  • ISSI 217   3,06   1,43%
  • IDX30 356   1,94   0,55%
  • IDXHIDIV20 441   1,38   0,31%
  • IDX80 95   1,06   1,12%
  • IDXV30 118   0,45   0,38%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Hubungan Korut-AS diprediksi memburuk pasca Joe Biden menang, ini sinyalnya


Kamis, 12 November 2020 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. Pengamat menilai, Korut dapat meluncurkan uji coba rudal nuklir sebagai peringatan kepada Joe Biden menjelang waktu pelantikannya. KCNA via REUTERS


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PYONG YANG. Hubungan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat diprediksi akan memburuk pasca kemenangan Joe Biden dalam Pemilu Presiden AS. Kore Utara disebut-sebut dapat meluncurkan uji coba rudal nuklir sebagai peringatan kepada Joe Biden menjelang waktu pelantikannya. Hal itu diungkapkan oleh sejumlah pakar politik global.

Express.co.uk memberitakan, hal itu terjadi setelah kandidat Demokrat Joe Biden diumumkan sebagai pemenang pemilihan AS. Tahun lalu, Korea Utara memberi label Biden sebagai "anjing gila" yang "harus dipukuli sampai mati dengan tongkat".

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara sebelumnya mengatakan Biden membuang sampah yang bertentangan dengan martabat pimpinan tertinggi Korea Utara.

Kantor berita yang dikelola pemerintah Korea Utara itu menambahkan bahwa tindakan Biden pantas mendapatkan "hukuman tanpa ampun".

Baca Juga: Dipersenjatai rudal balistik, Korea Selatan luncurkan kapal selam kelas 3.000 ton

Para ahli telah memperingatkan bahwa Korea Utara dapat melakukan uji coba nuklir menjelang pelantikan presiden baru AS dengan langkah berani.

Evans Revere, dari Council on Foreign Relations, mengatakan kepada Time.com: "Ada kemungkinan Pyongyang akan melakukan uji coba rudal nuklir atau jarak jauh sebelum pelantikan atau segera setelahnya."

Dia menambahkan bahwa langkah tersebut akan menjadi cara pemimpin Korea Utara untuk meletakkan sinyal dengan presiden baru AS dan meningkatkan pengaruh negosiasi dengan Washington.

Revere menjelaskan bagaimana Biden akan mengambil pendekatan yang berbeda ke Korea Utara daripada pemerintahan Donald Trump.

Baca Juga: Intelijen Korea Selatan ungkap Kim Jong Un alami masalah obesitas

"Tim Biden akan memperhatikan kegagalan pendekatan Trump, yang sama dengan menutup mata terhadap akumulasi senjata nuklir Korea Utara dan pengujian rudal jarak menengah," papar Revere seperti yang dilansir Express.co.uk.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×