kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

IMF : Hong Kong harus berdiri di belakang perbankan


Jumat, 09 Desember 2011 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas Basarnas mengumpulkan serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di posko pencarian, Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

HONG KONG. International Monetary Fund (IMF) melontarkan saran pada pemerintah Hong Kong agar berdiri di belakang beberapa perbankan. Sebab, potensi melambatnya perekonomian dunia bisa memicu penarikan dana besar-besaran oleh para deposan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua IMF wilayah China, Kapur Nigel.

Ia melihat, dalam sebuah skenario yang buruk, pemerintah harus menjamin simpanan dalam sistem perbankan seperti yang mereka lakukan pada tahun 2008 saat Lehman Brothers bangkrut. "Dana itu sangat dibutuhkan saat probabilitas sangat rendah," ulasnya.

IMF memandang, Hong Kong harus siap memberikan stimulus fiskal dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut mencakup pemotongan pajak, subsidi bagi kaum miskin dan melakukan pengkajian ulang kebijakan properti.

Resesi menyebabkan potensi ekspor melempem. Situasi yang tak baik ini dapat dengan mudah mendorong Hong Kong dalam resesi lagi. "Mereka harus bisa menjaga mesiu agar tetap kering dan siap digunakan saat perbankan membutuhkan dana cepat," saran Kapur.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×