kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

IMF Prediksi Perbankan Irlandia Akan Merugi US$ 49 Miliar


Kamis, 25 Juni 2009 / 11:30 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

DUBLIN. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan, perbankan Irlandia bakal mengalami kerugian sebesar 35 miliar euro atau US$ 49 miliar hingga 2010. Kondisi ini terjadi seiring dengan pengerucutan ekonomi di negara tersebut.

“Perekonomian Irlandia saat ini tengah berada di tengah koreksi. Hal ini juga tengah dialami oleh negara-negara maju lainnya dan merupakan resesi ekonomi terburuk sejak pasca Perang Dunia II,” jelas IMF dalam laporannya yang dirilis kemarin.

IMF meramal, Produk Domestik Bruto (PDB) Irlandia akan mengalami penurunan secara kumulatif sebesar 13,5% dalam tiga tahun hingga 2010. Kondisi ini dipicu oleh kolapsnya pasar properti real estate di negara tersebut.

Selain itu, IMF juga memprediksi, defisit anggaran Irlandia semakin kian membesar menjadi 12% dari PDB pada tahun ini. Itu artinya, angka tersebut empat kali lebih besar dari limit Uni Eropa dan di atas proyeksi Pemerintah Irlandia sebesar 10,75%.

Kendati demikian, IMF mengatakan, Pemerintah Irlandia sudah mengambil langkah yang tepat dalam menangani krisis ekonomi dan shock finansial.

Sekadar informasi saja, Perbankan Irlandia yang dipimpin oleh Bank of Ireland Plc dan Allied Irish Bank Plc, tengah menghadapi masalah menggunungnya kredit macet akibat pinjaman kredit perumahan. Kabarnya, Menteri keuangan akan membentuk National Asset Management Agency untuk membeli aset-aset busuk dengan nilai 90 miliar euro dari perbankan Irlandia. Penjelasan detail mengenai badan ini akan dirilis pada bulan ini.




TERBARU

[X]
×