kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.924   33,00   0,20%
  • IDX 7.421   31,66   0,43%
  • KOMPAS100 1.031   3,76   0,37%
  • LQ45 757   4,78   0,64%
  • ISSI 261   1,21   0,47%
  • IDX30 403   3,76   0,94%
  • IDXHIDIV20 498   7,42   1,51%
  • IDX80 116   0,43   0,37%
  • IDXV30 134   1,38   1,04%
  • IDXQ30 130   1,41   1,09%

Indeks Nikkei Jepang Turun, Terseret Kenaikan Harga Minyak dan Perang Berkepanjangan


Kamis, 12 Maret 2026 / 09:59 WIB
Indeks Nikkei Jepang Turun, Terseret Kenaikan Harga Minyak dan Perang Berkepanjangan
ILUSTRASI. Indeks Nikkei Jepang turun


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang turun karena harga minyak global kembali naik, sementara kekhawatiran meningkat bahwa perang AS-Israel dengan Iran dapat berlarut-larut.

Kamis (12/3/2026) pukul 09.30 WIB, indeks Nikkei turun 1,3% menjadi 54.307,84 dan indeks Topix yang lebih luas turun 1,47% menjadi 3.644,32.

"Pasar bertaruh bahwa perang akan berkepanjangan," kata Takamasa Ikeda, manajer portofolio senior di GCI Asset Management.

"Harga minyak naik, dan itu mendorong investor untuk menjual saham."

Baca Juga: Dolar AS Dekati Puncak 2026 Kamis (12/3), Minyak Naik Picu Tekanan Inflasi

Harga minyak naik pada hari Kamis setelah pejabat keamanan Irak mengatakan kapal-kapal Iran yang bermuatan bahan peledak telah menghantam dua kapal tanker minyak di tengah gangguan pasokan global lainnya akibat perang AS-Israel di Iran.

Jepang, yang bergantung pada Timur Tengah untuk sekitar 95% pasokan minyaknya, mengatakan akan melepaskan sekitar 80 juta barel minyak dari cadangan strategisnya, setara dengan pasokan selama 45 hari, untuk mengurangi gangguan global.

Saham-saham teknologi turun, dengan Advantest dan SoftBank Group masing-masing kehilangan 2,47% dan 3,06%. Tokyo Electron turun 1,85%.

Hampir semua dari 33 sub-indeks industri Bursa Efek Tokyo mengalami penurunan, dengan sektor real estat kehilangan 3,3% dan menjadi yang berkinerja terburuk. Sektor pertambangan naik tipis 0,17%.

Berlawanan dengan tren pasar yang lebih luas, Kyoto Financial Group melonjak 7,4% setelah bank tersebut melipatgandakan proyeksi laba bersih tahunannya, dengan menyebutkan keuntungan dari penjualan saham Nintendo. Bank tersebut juga memperluas rencana pembelian kembali sahamnya.

Baca Juga: Bursa Korea Selatan Memerah Kamis (12/3) Pagi, Chipmaker Menjadi Pemicu Penurunan

Saham Nidec naik 3,46% setelah pengajuan pemerintah menunjukkan investor aktivis Oasis Management memegang 6,74% saham di perusahaan pembuat motor listrik yang dilanda skandal tersebut.

Saham produsen mesin berat naik, dengan Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries masing-masing naik 3,76% dan 2,06%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×