kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

India ratakan grafik corona, seperlima distrik tidak mencatat kasus baru


Kamis, 28 Januari 2021 / 20:06 WIB
India ratakan grafik corona, seperlima distrik tidak mencatat kasus baru
ILUSTRASI. Seorang Sadhu atau orang suci Hindu bereaksi saat petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) mengumpulkan sampel usap, di tengah pandemi virus corona, di Kolkata, India, 8 Januari 2021.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. India menyatakan, telah berhasil menahan peningkatan infeksi virus corona baru, dengan seperlima distrik tidak mencatat kasus baru selama seminggu terakhir.

Negara berpenduduk 1,35 miliar memiliki jumlah kasus virus corona tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat, meskipun tingkat penularan telah turun secara signifikan sejak puncak pertengahan September tahun lalu. 

Beberapa penelitian menunjukkan, sejumlah kantong India telah memperoleh kekebalan kawanan melalui infeksi alami.

“India berhasil mengatasi pandemi,” kata Menteri Kesehatan Harsh Vardhan, Kamis (27/1), seperti dikutip Reuters. Ia menyebutkan, kurang dari 12.000 kasus virus corona dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: Dalam fase mengerikan pandemi corona, Portugal minta bantuan luar negeri

Vardhan mengatakan, sebanyak 146 dari 718 distrik di India tidak memiliki kasus baru virus corona selama seminggu terakhir, bahkan 18 distrik dalam dua pekan belakangan.

“India telah meratakan grafik Covid-19,” tegas Vardhan.

Mencabut sejumlah pembatasan

Dengan penurunan infeksi, mulai 1 Februari nanti, Pemerintah India akan mencabut pembatasan penggunaan kolam renang umum, mengizinkan bioskop dan teater untuk menampung lebih dari 50% kapasitas, serta membolehkan semua jenis ruang pameran beroperasi.

Negara terpadat kedua di dunia itu memulai program vaksinasi Covid-19 pada 16 Januari lalu, dengan target menjangkau 300 juta orang pada Juli-Agustus mendatang. Sejauh ini, vaksinasi sudah mencakup 2,4 juta orang.

Baca Juga: Tim WHO yang menyelidiki asal-usul virus corona di Wuhan akan meninggalkan karantina




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×