kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

India tawarkan impor susu dan ceker ayam dari AS demi kesepakatan dagang dengan Trump


Jumat, 14 Februari 2020 / 05:50 WIB
India tawarkan impor susu dan ceker ayam dari AS demi kesepakatan dagang dengan Trump

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. India menawarkan untuk membuka sebagian pasar unggas dan produk susu untuk memenangkan kesepakatan dagang terbatas selama kunjungan resmi pertama Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke India, menurut orang-orang yang mengetahui tentang masalah ini.

Mengutip Reuters, Jumat (14/2), India sebagai negara penghasil susu terbesar di dunia secara tradisional membatasi impor susu untuk melindungi mata pencaharian sekitar 80 juta rumah tangga pedesaan yang terlibat dalam industri ini.

Baca Juga: Kemendag terbitkan izin impor 62.000 ton bawang putih dari China dan India

Tetapi Perdana Menteri India Narendra Modi tengah mencoba menarik seluruh penghentian untuk kunjungan presiden AS pada 24 Februari-25 Februari yang bertujuan untuk membangun kembali ikatan antara negara-negara demokrasi terbesar dunia.

Pada tahun 2019, Trump menghentikan penunjukan perdagangan khusus India yang sudah dimulai sejak tahun1970-an setelah Modi memberi batasan harga pada perangkat medis, seperti stent jantung dan implant lutut, dan mensyaratkan lokalisasi data baru dan pembatasan e-commerce.

Kunjungan Trump ke India membangkitkan harapan bahwa ia akan memulihkan sebagian hubungan AS di negara itu seperti preferensi perdagangan dengan imbalan pengurangan tarif dan konsesi lainnya.

Amerika Serikat adalah mitra dagang terbesar kedua India setelah China, dan perdagangan barang dan jasa bilateral nak ke rekor US$ 142,6 miliar pada tahun2018.

Amerika Serikat mencatat defisit perdagangan barang dengan India sebesar US$ 23,2 miliar pada tahun 2019.

Sumber pemerintah India mengatakan, India menawarkan untuk mengizinkan impor kaki ayam dari AS, kalkun, dan hasil pertanian seperti blueberry dan ceri. India juga telah menawarkan memangkas tarif impor ceker ayam dari 100% menjadi 25%. Namun negosiator AS ingin agar tarif impor dipangkas menjadi 10%.

Pemerintah Modi juga menawarkan untuk membuka pasar susu India, tetapi dengan kuota dan tarif 5% untuk beberapa produk, menurut sumber itu. 

Impor susu memerlukan sertifikat yang menerangkan bahwa susu tersebut bukan berasal dari hewan yang mengonsumsi makanan yang mencakup organ dalam, tepung darah atau jaringan ruminansia.




TERBARU

Close [X]
×