Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID. Inflasi di Australia tercatat stagnan secara bulanan pada Februari 2026, seiring penurunan harga liburan domestik dan bahan bakar minyak (BBM).
Data yang dirilis oleh Australian Bureau of Statistics pada Rabu (25/3/2026) menunjukkan, indeks harga konsumen (CPI) tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Pasar Valas Lesu, Investor Skeptis Upaya Damai AS–Iran
Secara tahunan, inflasi Australia melambat menjadi 3,7% pada Februari, turun dari 3,8% pada Januari.
Angka ini sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi tetap di level 3,8%.
Sementara itu, inflasi inti yang diukur melalui trimmed mean naik 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari proyeksi sebesar 0,3%. Secara tahunan, inflasi inti tercatat stabil di level 3,3%.
Baca Juga: Harga Emas Melonjak 2% ke US$ 4.568 Rabu (25/3/2026) Pagi
Data bulan Januari juga direvisi turun, dengan inflasi inti tahunan kini tercatat 3,3% dari sebelumnya 3,4%.
Meski demikian, data ini belum mencerminkan lonjakan biaya energi yang terjadi pada Maret, menyusul kenaikan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.













