kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Inflasi China melambat


Senin, 11 Mei 2015 / 07:56 WIB
ILUSTRASI. Kumpulan ucapan selamat Hari Dongeng Nasional 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

BEIJING. Biro Statistik China mengumumkan besaran inflasi pada April 2015 naik 1,5% dari awal tahun. Inflasi ini masih lebih rendah jika dibandingkan rata-rata estimasi para analis yang disurvei Bloomberg, yang memprediksi inflasi di level 1,6%.

Pada akhir pekan lalu, Biro Statistik China juga mengumumkan, producer prices index atawa indeks harga produsen turun 4,6%. Ini mempertegas tren kelanjutan penurunan indeks harga produsen.

Asal tahu saja, demi menggenjot perekonomian, Bank Sentral China telah dua kali memangkas suku bunga dan deposit reserve ratio dalam enam bulan terakhir. Kepala Bank Sentral China, Zhou Xiaochuan telah menyatakan risiko deflasi, seiring data ekonomi China kuartal I-2015 yang berada di posisi terendah sejak tahun 2009.

Liu Li Gang, Kepala Ekonom ANZ Banking Group bilang, China harus kembali menurunkan bunga. "Paling tidak bulan ini (Mei)," ucap Li Gang kepada Bloomberg, Sabtu (9/5).




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×