kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi China melambat


Senin, 11 Mei 2015 / 07:56 WIB
ILUSTRASI. Kumpulan ucapan selamat Hari Dongeng Nasional 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

BEIJING. Biro Statistik China mengumumkan besaran inflasi pada April 2015 naik 1,5% dari awal tahun. Inflasi ini masih lebih rendah jika dibandingkan rata-rata estimasi para analis yang disurvei Bloomberg, yang memprediksi inflasi di level 1,6%.

Pada akhir pekan lalu, Biro Statistik China juga mengumumkan, producer prices index atawa indeks harga produsen turun 4,6%. Ini mempertegas tren kelanjutan penurunan indeks harga produsen.

Asal tahu saja, demi menggenjot perekonomian, Bank Sentral China telah dua kali memangkas suku bunga dan deposit reserve ratio dalam enam bulan terakhir. Kepala Bank Sentral China, Zhou Xiaochuan telah menyatakan risiko deflasi, seiring data ekonomi China kuartal I-2015 yang berada di posisi terendah sejak tahun 2009.

Liu Li Gang, Kepala Ekonom ANZ Banking Group bilang, China harus kembali menurunkan bunga. "Paling tidak bulan ini (Mei)," ucap Li Gang kepada Bloomberg, Sabtu (9/5).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×