kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inflasi China melonjak melebihi target


Kamis, 09 Februari 2012 / 09:42 WIB
Inflasi China melonjak melebihi target
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Jumat 19 Februari, intip sebelum tukar valas./pho KONTAN/Caarolus Agus Waluyo/05/10/2020.


Reporter: Adi Wikanto, Bloomberg | Editor: Adi Wikanto

SHANGHAI. Tingkat inflasi China selama bulan Januari 2012 melonjak melebihi target. Kenaikan itu karena semakin mahalnya harga bahan makanan selama perayaan dan liburan Tahun Baru China pada 22-28 Januari 2012.

Biro Statistik Nasional China mengumumkan, harga konsumen naik 4,5% dari tahun sebelumnya. Sektor makananann menyumbang angka terbesar, naik 10,5%.

Tingginya angka inflasi itu melebihi estimasi 33 ekonom yang disurvei Bloomberg rata-rata 4%. Ini juga melebihi target pemerintah sebesar 4% pada tahun ini, serta inflasi Desember 2011 4,1%.

"Saat perayaan tahun baru, semua pabrik tutup, sedangkan konsumsi meningkat," kata Chang Jian, Ekonom Barclays Capital Hong Kong.

Lonjakan inflasi itu harus jadi perhatian utama pemerintah. Soalnya, inflasi bisa kembali meningkat karena kenaikan harga komoditas dan rebound pertumbuhan ekonomi bila situasi Eropa membaik. Apalagi, pemerintah juga telah menaikkan harga bahan bakar ritel.




TERBARU

[X]
×