kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Inflasi China melonjak melebihi target


Kamis, 09 Februari 2012 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Jumat 19 Februari, intip sebelum tukar valas./pho KONTAN/Caarolus Agus Waluyo/05/10/2020.


Reporter: Adi Wikanto, Bloomberg | Editor: Adi Wikanto

SHANGHAI. Tingkat inflasi China selama bulan Januari 2012 melonjak melebihi target. Kenaikan itu karena semakin mahalnya harga bahan makanan selama perayaan dan liburan Tahun Baru China pada 22-28 Januari 2012.

Biro Statistik Nasional China mengumumkan, harga konsumen naik 4,5% dari tahun sebelumnya. Sektor makananann menyumbang angka terbesar, naik 10,5%.

Tingginya angka inflasi itu melebihi estimasi 33 ekonom yang disurvei Bloomberg rata-rata 4%. Ini juga melebihi target pemerintah sebesar 4% pada tahun ini, serta inflasi Desember 2011 4,1%.

"Saat perayaan tahun baru, semua pabrik tutup, sedangkan konsumsi meningkat," kata Chang Jian, Ekonom Barclays Capital Hong Kong.

Lonjakan inflasi itu harus jadi perhatian utama pemerintah. Soalnya, inflasi bisa kembali meningkat karena kenaikan harga komoditas dan rebound pertumbuhan ekonomi bila situasi Eropa membaik. Apalagi, pemerintah juga telah menaikkan harga bahan bakar ritel.




TERBARU

[X]
×