kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.971   79,00   0,44%
  • IDX 6.002   -99,13   -1,62%
  • KOMPAS100 781   -14,41   -1,81%
  • LQ45 590   -8,67   -1,45%
  • ISSI 208   -4,12   -1,95%
  • IDX30 333   -4,54   -1,34%
  • IDXHIDIV20 408   -4,92   -1,19%
  • IDX80 89   -1,67   -1,85%
  • IDXV30 110   -0,94   -0,84%
  • IDXQ30 107   -1,18   -1,10%

Inflasi Eropa tertinggi sejak September 2013


Kamis, 05 Januari 2017 / 10:07 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Tingkat inflasi Eropa melonjak pada bulan lalu. Data yang dirilis badan statistik Uni Eropa melaporkan, tingkat inflasi di kawasan Eropa bulan Desember melompat 1,1% ke posisi tertingginya dalam empat tahun terakhir.

Hal ini mengindikasikan bahwa inflasi di kawasan tersebut yang mencapai posisi tertinggi sejak September 2013 disokong oleh lonjakan harga energi.

Pada November, Eurostat melaporkan bahwa indeks harga konsumen naik 0,6% dalam basis tahunan. Pada waktu itu, inflasi tersebut juga disokong oleh harga energi. Berdasarkan catatan Eurostat, harga energi naik dari sebelumnya -1,1% pada November menjadi 2,5% pada bulan lalu.

Data yang dirilis Rabu (4/1) kemarin ini seharusnya bisa meredakan kecemasan para petinggi bank sentral Eropa.

Pasalnya, bank sentral selama ini terus berupaya untuk mengerek inflasi dengan melonggarkan kebijakan moneter. Mereka menargetkan, inflasi bisa mencapai level 2%.

Pada bulan lalu, bank sentral Eropa memperpanjang program pelonggaran kebijakan (quantitative easing) hingga akhir tahun ini, meskipun nilai pembelian obligasi bulanannya mengecil dari April lalu.




TERBARU

[X]
×