kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Inflasi Inti Jepang Capai 4% di Desember 2022, Tertinggi dalam 41 Tahun


Jumat, 20 Januari 2023 / 07:55 WIB
ILUSTRASI. Inflasi inti Jepang capai 4% secara tahunan di Desember 2022


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bank Sentral Jepang alias Bank of Japan (BOJ) diprediksi akan mengerek suku bunga lebih tinggi, seiringan dengan naiknya angka indeks harga konsumen (IHK) inti Jepang pada akhir 2022.

Berdasarkan data terbaru, inflasi inti Jepang di Desember 2022 capai 4% secara tahunan. Realisasi itu naik dua kali lipat dari target bank sentral. dan jadi angka tertinggi terbaru dalam 41 tahun terakhir.

Lonjakan inflasi inti tidak termasuk makanan segar yang mudah menguap tetapi termasuk biaya minyak, yang sejalan dengan perkiraan pasar rata-rata dan mengikuti inflasi tahunan sebesar 3,7% di November.

IHK inti, yang mengurangi biaya makanan segar dan energi capai 3,0% pada Desember secara tahunan atau meningkat dari kenaikan 2,8% jika dibandingkan dengan data November.

Baca Juga: Jepang Diprediksi Akan Berperan Penting dalam Pemulihan Ukraina

Dengan demikian, inflasi inti melampaui target BOJ yang hanya 2% selama sembilan bulan berturut-turut.

Mengutip Reuters, para analis menilai data inflasi ini menjaga ekspektasi pasar bahwa BOJ akan segera mengakhiri kebijakan pengendalian imbal hasil dan memungkinkan suku bunga naik lebih banyak.

Meski masih menetapkan kebijakan moneter yang ultra longgar, BOJ menaikkan proyeksi inflasi pada triwulan berikutnya karena perusahaan atau produsen terus membebankan biaya bahan baku yang lebih tinggi ke konsumen.

Di sisi lain, pelaku pasar mengharapkan BOJ menghentikan kontrol kurva imbal hasil (yield), kebijakan ini membatasi suku bunga jangka panjang agar berada di kisaran nol.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×