kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Inflasi Sangat Buruk, Harga Makanan Pokok Rakyat Rusia Ini Meroket 64%


Rabu, 13 November 2024 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Ekonomi Rusia yang sedang panas-panasnya di masa perang harus dibayar dengan harga mahal, yakni inflasi yang mencapai 9,8% pada bulan September.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Minggu lalu, para pejabat dan pemimpin bisnis di sebuah forum ekonomi di Rusia tengah menyatakan pesimisme tentang ekonomi negara itu tahun depan. 

Mereka memperkirakan pertumbuhan yang lebih rendah dari yang diharapkan dan penundaan investasi karena kenaikan suku bunga bank sentral, serta kurangnya pendanaan negara.

Mengutip Express.co.uk, Oleg Kuzmin, ekonom di Renaissance Capital, memperingatkan perusahaan-perusahaan dengan tingkat utang tinggi berada dalam bahaya. Karena mereka sering mengandalkan pinjaman baru untuk melunasi pinjaman lama. 

Tonton: Putin Puji Trump Seorang Pemberani, Sebut Rusia Siap Berdialog

Namun, lanjut Kuzmin, dengan tingkat bunga yang sangat tinggi, opsi itu menjadi tidak terjangkau.

Kebangkrutan perusahaan telah meningkat lebih dari 20% dalam sembilan bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan tahun 2023, dan ada kekhawatiran angka itu akan segera meningkat lebih tinggi lagi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×