kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.158   71,00   0,39%
  • IDX 5.921   -3,20   -0,05%
  • KOMPAS100 772   0,78   0,10%
  • LQ45 590   0,28   0,05%
  • ISSI 203   -0,46   -0,23%
  • IDX30 333   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 413   -0,10   -0,03%
  • IDX80 88   0,12   0,14%
  • IDXV30 112   0,14   0,12%
  • IDXQ30 107   -0,25   -0,23%

Inflasi Tokyo Melebihi Target, Pasar Taruh Harapan pada Kenaikan Bunga BOJ


Jumat, 31 Oktober 2025 / 07:40 WIB
Inflasi Tokyo Melebihi Target, Pasar Taruh Harapan pada Kenaikan Bunga BOJ
ILUSTRASI. Harga konsumen inti di ibu kota Jepang, Tokyo, meningkat lebih cepat dari perkiraan pada Oktober 2025. ( The Yomiuri Shimbun )


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga konsumen inti di ibu kota Jepang, Tokyo, meningkat lebih cepat dari perkiraan pada Oktober 2025.

Data resmi yang dirilis Jumat (31/10/2025) menunjukkan, inflasi inti Tokyo naik 2,8% secara tahunan (YoY), tetap berada di atas target 2% Bank of Japan (BOJ) dan memicu ekspektasi pasar atas kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kinerja AWS Melesat, Saham Amazon Terbang 14% di Perdagangan After-Market

Kenaikan indeks harga konsumen (CPI) inti yang tidak memasukkan harga makanan segar yang berfluktuasi lebih tinggi dari proyeksi pasar sebesar 2,6% dan mempercepat dari kenaikan 2,5% pada September.

Sementara itu, indeks lain yang juga digunakan BOJ sebagai acuan yakni inflasi inti yang mengecualikan harga makanan segar dan bahan bakar juga meningkat 2,8% pada Oktober dibandingkan tahun sebelumnya, naik dari 2,5% pada bulan sebelumnya.

Indeks ini kerap dianggap mencerminkan tekanan harga yang didorong oleh permintaan domestik.

Baca Juga: Netflix Umumkan Stock Split 10:1, Saham Lebih Terjangkau

BOJ sebelumnya telah keluar dari kebijakan stimulus besar-besaran yang telah berlangsung selama satu dekade, dan menaikkan suku bunga jangka pendek menjadi 0,5% pada Januari lalu, seiring pandangan bahwa Jepang tengah mendekati pencapaian target inflasi 2% secara berkelanjutan.

Meski inflasi konsumen telah melampaui target tersebut selama lebih dari tiga tahun berturut-turut, Gubernur BOJ Kazuo Ueda menegaskan bahwa langkah pengetatan moneter berikutnya perlu dilakukan dengan hati-hati, mengingat ketidakpastian dampak tarif impor Amerika Serikat terhadap perekonomian Jepang.


Tag


TERBARU

[X]
×