kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.018   37,00   0,21%
  • IDX 5.877   0,90   0,02%
  • KOMPAS100 763   -1,63   -0,21%
  • LQ45 580   -2,08   -0,36%
  • ISSI 204   0,46   0,23%
  • IDX30 328   -1,10   -0,33%
  • IDXHIDIV20 405   -1,71   -0,42%
  • IDX80 87   -0,23   -0,27%
  • IDXV30 110   -0,38   -0,34%
  • IDXQ30 106   -0,53   -0,50%

Inggris Bakal Naikkan Upah Minimun Sebesar 1,2%


Rabu, 13 Mei 2009 / 12:27 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Pemerintah Inggris berencana untuk menaikkan tingkat upah minimum sebesar 1,2% menjadi 5,80 poundsterling atau setara dengan US$ 8,8 per jam mulai Oktober mendatang. Langkah ini dilakukan setelah adanya rekomendasi dari badan terkait mengenai tingkat inflasi di Inggris.

Indeks Harga Konsumen Inggris menunjukkan tingkat inflasi pada bulan Maret berada di level 2,9%. Menurut Confederation of British Industry, adanya kenaikan upah minimum secara hati-hati akan membantu untuk melindungi pekerja.

“Banyak perusahaan yang kini tengah megap-megap untuk bertahan. Sebab, tingkat inflasi tentunya sangat memukul kinerja perusahaan yang pada akhirnya menurunkan gaji para karyawannya,” jelas John Cridland, CBI Deputy Director.

Sementara itu, Trade Unions Congress menyambut baik keputusan untuk menaikkan upah pekerja tersebut, yang nantinya akan berdampak pada sekitar 1 juta orang. Bahkan mereka mengimbau untuk diadakannya kenaikan gaji lagi pada tahun depan.




TERBARU

[X]
×