Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan sekuritas dan bank investasi global memperkirakan indeks acuan S&P 500 akan melanjutkan penguatan pada 2026. Optimisme tersebut didorong oleh momentum kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta kinerja laba perusahaan yang diperkirakan tetap kuat.
Namun, pasar keuangan global masih menghadapi ketidakpastian akibat kebuntuan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran yang terus memengaruhi sentimen investor.
Para strategis di sejumlah bank investasi besar menilai pertumbuhan laba yang didorong oleh AI dapat mengimbangi dampak ekonomi jangka pendek dari konflik di Timur Tengah. Meski demikian, kekhawatiran terhadap peningkatan inflasi dan gangguan terhadap arus energi global masih menjadi risiko yang perlu diperhatikan.
J.P. Morgan menjadi perusahaan sekuritas terbaru yang menaikkan target S&P 500 hingga level 8.000. Langkah tersebut menambah daftar perusahaan pialang yang memberikan proyeksi bullish terhadap pasar saham AS pada 2026.
Baca Juga: Sudah 10 Bulan Berturut Penjualan Mobil di China Turun, Ada Apa?
Berikut proyeksi sejumlah perusahaan sekuritas dan lembaga investasi besar terhadap kinerja indeks S&P 500 pada 2026:
| Perusahaan/Lembaga | Target S&P 500 2026 |
|---|---|
| BofA Global Research | 7.100 |
| UBS Global Research | 7.500 |
| Jefferies | 7.500 |
| Canaccord Genuity | 7.500 |
| BNP Paribas | 7.500 |
| HSBC | 7.650 |
| Barclays | 7.800 |
| Seaport Research Partners | 7.800 |
| Evercore ISI | 7.750 |
| Wells Fargo Investment Institute | 7.800–8.000 |
| RBC Capital Markets | 7.900 |
| UBS Global Wealth Management | 7.900 |
| Wells Fargo | 7.950 |
| J.P. Morgan | 8.000 |
| Deutsche Bank | 8.000 |
| Societe Generale | 8.000 |
| Goldman Sachs | 8.000 |
| Morgan Stanley | 8.000 |
| Oppenheimer Asset Management | 8.100 |
| Citigroup | 8.100 |
Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas perusahaan sekuritas dan lembaga investasi memperkirakan S&P 500 berada pada level tinggi hingga akhir 2026.
Baca Juga: Militer Ukraina Serang Kilang Minyak di Orsk, Rusia
Target tertinggi dalam daftar tersebut berada di level 8.100, yang diproyeksikan oleh Oppenheimer Asset Management dan Citigroup. Sementara itu, sejumlah institusi besar seperti J.P. Morgan, Deutsche Bank, Societe Generale, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley menargetkan S&P 500 mencapai 8.000.
Di sisi lain, BofA Global Research menjadi salah satu lembaga dengan proyeksi paling konservatif, yakni pada level 7.100. Sementara UBS Global Research, Jefferies, Canaccord Genuity, dan BNP Paribas masing-masing menempatkan target S&P 500 di level 7.500.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
