kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Inti Bumi Mendingin Lebih Cepat dari yang Diperkirakan


Kamis, 20 Januari 2022 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Inti Bumi Mendingin Lebih Cepat dari yang Diperkirakan Ilmuwan


Sumber: NBC News | Editor: Noverius Laoli

“Kami menemukan konduktivitas termal massal pada batas inti-mantel menjadi 1,5 kali lebih tinggi dari nilai yang diasumsikan secara konvensional, yang mendukung aliran panas yang lebih tinggi dari inti, sehingga konveksi mantel lebih kuat dari yang diharapkan,” tambah peneliti.

“Hasil menunjukkan mantel lebih efisien didinginkan, yang pada akhirnya akan melemahkan banyak aktivitas tektonik yang didorong oleh konveksi mantel lebih cepat dari yang diharapkan dari perilaku konduksi termal yang diyakini secara konvensional.”

Baca Juga: Mengenal Fenomena Astronomi Perihelion dan Aphelion, Apa Perbedaannya?

Ketika planet menjadi dingin, ia akan kehilangan medan magnetnya, yang melindungi Bumi dari radiasi kosmik yang berbahaya. Pada saat itu, Bumi akan menjadi batu yang steril dan tidak dapat dihuni.

Para peneliti tidak menebak berapa tahun lagi kehidupan di Bumi bisa ada.

Proyeksi tahun 2013 oleh Andrew Rushby dari University of East Anglia di Inggris mengelompokkan kelangsungan hidup Bumi menjadi baik untuk 1,75 miliar hingga 3,25 miliar tahun lagi, dengan asumsi tidak ada bencana nuklir, asteroid jahat, atau bencana tak terduga lainnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×