kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Iran akhirnya izinkan badan pengawas nuklir PBB mengakses situs rahasia nuklir Iran


Kamis, 27 Agustus 2020 / 14:00 WIB
ILUSTRASI. Iran setuju dan mengizinkan pengawas dari Badan Pengawas Nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengakses dua reaktor yang diduga bekas situs nuklir rahasia. Ini merupakan kemajuan setelah kebuntuan selama berbulan-bulan antara kedua belah pihak.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Khomarul Hidayat

Rouhani juga meminta Grossi untuk mempertimbangkan bahwa Iran memiliki "musuh bebuyutan" dengan senjata nuklir yang tidak bekerja sama dengan IAEA dan "selalu berusaha menimbulkan masalah" bagi Teheran.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan menarik diri dari kesepakatan nuklir penting yang ditandatangani pada 2015 antara Iran dan sejumlah negara.

Di bawah perjanjian itu, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), Iran mengurangi program pengayaan uraniumnya dan berjanji untuk tidak mengejar senjata nuklir. Sebagai gantinya, sanksi internasional dicabut, yang memungkinkan Teheran menjual minyak dan gasnya ke seluruh dunia.

Tetapi [erjanjian JCPOA dalam bahaya sejak Presiden Donald Trump secara sepihak menarik diri pada tahun 2018 dan menerapkan kembali sanksi ekonomi yang melumpuhkan Iran, yang membuat Teheran mulai mengurangi kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Amerika Serikat kian terkucil di Dewan Keamanan PBB




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×