CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Iran-AS Sepakati Negosiasi Damai, Ini Jadwalnya


Rabu, 08 April 2026 / 06:44 WIB
Iran-AS Sepakati Negosiasi Damai, Ini Jadwalnya
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dewan Keamanan Tertinggi Iran mengatakan bahwa negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) akan dimulai pada hari Jumat, 10 April 2026 di Islamabad. 

Perundingan damai tersebut dilakukan setelah Iran menyerahkan proposal 10 poin kepada AS melalui Pakistan. Lebih lanjut, Iran menyebut bahwa pembicaraan tersebut tidak menandai berakhirnya perang.

Hal tersebut diungkapkan media pemerintah Iran seperti dikutip Reuters, Rabu (8/4/2026).

Iran mengatakan pembicaraan tersebut, yang mungkin berlangsung hingga 15 hari dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan, bertujuan untuk menyelesaikan rincian proposal tersebut, yang mencakup ketentuan tentang transit melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan penarikan pasukan tempur AS dari pangkalan regional. 

Baca Juga: Trump Melunak! AS dan Israel Setujui Gencatan Senjata Dua Minggu dengan Iran

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan, Iran juga akan menghentikan serangannya jika serangan terhadap negaranya berhenti dan bahwa transit yang aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan selama dua minggu dalam koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.

Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyatakan bahwa dia setuju "untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran untuk jangka waktu dua minggu."

Dalam pernyataan terbarunya, Trump mengatakan: "Kita sudah sangat maju dalam kesepakatan pasti mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran," seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/4/2026).


Tag


TERBARU

[X]
×