kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.158   1,00   0,01%
  • IDX 7.621   -2,20   -0,03%
  • KOMPAS100 1.052   -3,78   -0,36%
  • LQ45 757   -2,62   -0,35%
  • ISSI 277   -0,92   -0,33%
  • IDX30 403   -0,40   -0,10%
  • IDXHIDIV20 488   -0,78   -0,16%
  • IDX80 118   -0,36   -0,30%
  • IDXV30 138   0,41   0,30%
  • IDXQ30 129   -0,01   -0,01%

Iran Hentikan Ekspor Petrokimia Setelah Serangan Israel Ganggu Produksi


Kamis, 16 April 2026 / 16:41 WIB
Iran Hentikan Ekspor Petrokimia Setelah Serangan Israel Ganggu Produksi
ILUSTRASI. Iran resmi menghentikan ekspor petrokimia pasca serangan Israel. Keputusan ini menjaga pasokan domestik, namun berisiko menekan pasar global. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Iran menghentikan seluruh ekspor petrokimia untuk memprioritaskan pasokan domestik dan mencegah kelangkaan bahan baku, setelah serangan Israel merusak sejumlah pusat produksi petrokimia utama.

Harian ekonomi Iran, Donya-e-Eqtesad, melaporkan bahwa instruksi penghentian ekspor tersebut diterbitkan pada 13 April oleh pejabat senior National Petrochemical Company yang mengawasi industri hilir.

Instruksi tersebut meminta seluruh perusahaan petrokimia untuk menangguhkan ekspor hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah ini diambil untuk menstabilkan pasar domestik dan memastikan pasokan bagi industri dalam negeri setelah gangguan produksi akibat serangan terbaru.

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Pasar Ragukan Perundingan Damai AS-Iran Bisa Akhiri Konflik

Pemerintah Iran juga mempertahankan harga domestik produk petrokimia dan turunannya di level sebelum konflik, meskipun harga global mengalami kenaikan tajam. Otoritas setempat menyatakan kebijakan ini akan terus diberlakukan untuk mendukung industri nasional dan melindungi konsumen.

Sejumlah pusat produksi petrokimia utama di Asaluyeh dan Mahshahr menjadi sasaran serangan Israel dalam beberapa pekan terakhir. Serangan tersebut menghantam perusahaan utilitas yang memasok bahan baku ke pabrik-pabrik petrokimia, sehingga mengganggu proses produksi.

Di sisi lain, militer Amerika Serikat mulai memblokir lalu lintas kapal keluar-masuk pelabuhan Iran pekan ini. Langkah tersebut bertujuan menekan pendapatan ekspor Iran dan meningkatkan tekanan terhadap Teheran di tengah persiapan putaran kedua perundingan damai antara diplomat Iran dan AS.

Baca Juga: Trump: Israel dan Lebanon Siap Buka Dialog Setelah 34 Tahun

Menurut laporan Fars News Agency, Iran mengekspor sekitar 29 juta ton produk petrokimia per tahun dengan nilai mencapai US$13 miliar.

Penghentian ekspor petrokimia ini berpotensi memperketat pasokan global untuk sejumlah bahan kimia industri, sekaligus menambah tekanan terhadap perekonomian Iran yang tengah menghadapi konflik berkepanjangan dan sanksi internasional.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×