kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Iran: Ilmuwan nuklir kami dibunuh dengan senapan mesin yang dikendalikan satelit


Senin, 07 Desember 2020 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: An Iranian national flag flutters during the opening ceremony of the 16th International Oil, Gas & Petrochemical Exhibition (IOGPE) in Tehran April 15, 2011. REUTERS/STR/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pekan lalu, Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan, pembunuhan itu dilakukan dengan "perangkat elektronik" tanpa ada orang di lapangan.

Para ahli dan pejabat Iran mengatakan kepada Reuters pekan lalu, pembunuhan Fakhrizadeh mengungkap celah keamanan yang menunjukkan pasukan keamanan Republik Islam mungkin telah disusupi dan negeri Mullah rentan terhadap serangan lebih lanjut.

"Sekitar 13 peluru ditembakkan ke martir Fakhrizadeh dengan senapan mesin yang dikendalikan oleh satelit. Selama operasi, kecerdasan buatan dan pengenalan wajah digunakan," kata Fadavi. 

Sebab, istri Fakhrizadeh, yang duduk 25 sentimeter darinya di mobil yang sama tidak terluka.

Selanjutnya: Penasihat militer Iran: Israel dan sekutu mencoba memicu perang besar-besaran!




TERBARU

[X]
×