kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Iran: Ilmuwan nuklir kami dibunuh dengan senapan mesin yang dikendalikan satelit


Senin, 07 Desember 2020 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: An Iranian national flag flutters during the opening ceremony of the 16th International Oil, Gas & Petrochemical Exhibition (IOGPE) in Tehran April 15, 2011. REUTERS/STR/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pekan lalu, Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan, pembunuhan itu dilakukan dengan "perangkat elektronik" tanpa ada orang di lapangan.

Para ahli dan pejabat Iran mengatakan kepada Reuters pekan lalu, pembunuhan Fakhrizadeh mengungkap celah keamanan yang menunjukkan pasukan keamanan Republik Islam mungkin telah disusupi dan negeri Mullah rentan terhadap serangan lebih lanjut.

"Sekitar 13 peluru ditembakkan ke martir Fakhrizadeh dengan senapan mesin yang dikendalikan oleh satelit. Selama operasi, kecerdasan buatan dan pengenalan wajah digunakan," kata Fadavi. 

Sebab, istri Fakhrizadeh, yang duduk 25 sentimeter darinya di mobil yang sama tidak terluka.

Selanjutnya: Penasihat militer Iran: Israel dan sekutu mencoba memicu perang besar-besaran!




TERBARU

[X]
×