kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.808   -59,00   -0,33%
  • IDX 6.467   72,92   1,14%
  • KOMPAS100 837   11,65   1,41%
  • LQ45 635   7,30   1,16%
  • ISSI 227   2,85   1,27%
  • IDX30 354   2,82   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,20   0,51%
  • IDX80 95   1,27   1,35%
  • IDXV30 119   0,36   0,30%
  • IDXQ30 112   0,77   0,69%

Iran siaga: Wakil presiden Iran terinfeksi, mantan dubes Iran di Vatikan meninggal


Jumat, 28 Februari 2020 / 05:27 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Dalam 24 jam terakhir, kami telah memiliki 106 (baru) kasus yang dikonfirmasi," juru bicara Kementerian Kesehatan Kianush Jahanpur mengatakan kepada TV pemerintah. Dia menyerukan kepada Iran untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Jahanpur mengatakan ada rencana untuk memberlakukan beberapa pembatasan di situs-situs suci Muslim Syiah dan membatalkan beberapa khotbah dan salat pada hari Jumat.

Baca Juga: Menyebar cepat, dalam tujuh hari terakhir, 20 negara umumkan kasus pertama corona

"Perlu persetujuan presiden sebelum dilaksanakan," katanya seperti dilansir Middleeast Eye, seraya menambahkan bahwa ratusan orang yang dicurigai terinfeksi virus telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Sementara itu, Middleeast Eye melaporkan, kementerian luar negeri Iran mengatakan "sekitar 20.000 alat uji coronavirus dan beberapa materi lainnya" akan dikirim ke Iran pada hari Jumat dari China.

"Sebuah pesawat Mahan akan mentransfer kargo ini, yang telah disiapkan oleh Palang Merah China, ke Iran," kata juru bicara kementerian itu Abbas Mousavi.




TERBARU

[X]
×