kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Israel Memulai Uji Coba Pemberian Dosis Keempat Vaksin Covid-19


Senin, 27 Desember 2021 / 09:05 WIB
ILUSTRASI. Jarum suntik dan botol berisi dosis vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioNTech.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Sebuah rumah sakit di Israel pada hari Minggu (26/12) mengumumkan akan memulai pemberian dosis keempat vaksin Covid-19 kepada 150 orang dalam program uji coba. Program ini ditujukan untuk mengukur seberapa efektif pemberian dosis vaksin tambahan.

Dilansir dari Reuters, uji coba yang dilakukan oleh Pusat Medis Sheba akan dimulai pada hari Senin (27/12). Tingkat kemanjuran dosis keempat ini akan menjadi penentu kebijakan kesehatan di Israel, bahkan negara lain.

Pusat Medis Sheba tidak mengatakan berapa lama uji cobanya akan berlangsung.

Baca Juga: Beredar Kabar Kemunculan Delmicron, Perpaduan Virus Corona Varian Delta dan Omicron

"Kami akan memeriksa efek dosis keempat pada tingkat antibodi dan morbiditas, kami akan mengukur tingkat keamanannya," ungkap Gili Regev-Yochay, pemimpin penelitian tersebut.

Gili juga memastikan bahwa nantinya akan didapatkan kesimpulan apakah dosis keempat ini benar-benar layak digunakan, termasuk kepada siapa saja dosis ini perlu diberikan.

Pihak rumah sakit memastikan bahwa seluruh pekerja medis yang ikut serta dalam uji coba telah menerima persetujuan Kementerian Kesehatan. Semuanya juga sudah mendapat dosis ketiga selambat-lambatnya pada 20 Agustus.

Baca Juga: Ekuador Jadi Negara Pertama yang Mewajibkan Vaksin Covid-19 pada Anak Berusia 5 Tahun

Langkah ini diambil menyusul semakin banyaknya kasus terkait Omicron di negara tersebut. Saat ini Israel telah melaporkan 1.118 kasus terkait Omicron. Jumlahnya dilaporkan berlipat ganda setiap dua hari.

Panel ahli di Kementerian Kesehatan Israel sebelumnya telah merekomendasikan pemberian dosis keempat vaksin produksi Pfizer/BioNTech kepada warga berusia 60 tahun ke atas, terutama mereka yang sudah menerima dosis booster setidaknya empat bulan yang lalu.

Persetujuan akhir, yang disahkan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan, masih harus ditunda di tengah masih banyaknya perdebatan di masyarakat mengenai seberapa manjur dosis keempat.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×