kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Janji manis Trump terhadap Inggris pasca Brexit


Minggu, 29 Januari 2017 / 13:03 WIB
Janji manis Trump terhadap Inggris pasca Brexit


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji untuk memastikan, hubungan dagang Inggris dengan AS saat masih berstatus keanggotaan Uni Eropa akan tetap berlaku meski negara tersebut telah meninggalkan Uni Eropa. Hal ini diungkapkan Perdana Menteri Inggris Theresa May, seperti dilansir Reuters Sabtu (28/1).

Pemerintah Inggris mengatakan, kedua pemimpin tersebut membahas persiapan kesepakatan setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa saat makan siang pada hari Jumat (27/1) lalu di Washington. Pada pertemuan tersebut juga dibicarakan perjanjian perundingan perdagangan yang akan melibatkan pembicaraan tingkat tinggi dengan lingkup apa yang bisa dilakukan sebelum Brexit terlaksana.

"Presiden Trump memastikan, hubungan dagang Inggris-AS saat ini masih sama seperti Inggris masih menjadi anggota Uni Eropa, dan akan terus seperti itu sampai Inggris benar-benar meninggalkannya," kata May dalam sebuah pernyataan.

May juga bilang, dirinya menyambut baik kesepakatan yang terjalin dengan Trump untuk Perjanjian Negosiasi Perdagangan yang akan menguntungkan kedua negara.

"Ini langkah maju yang menggarisbawahi komitmen kami untuk menggunakan kesempatan dari Brexit guna membangun Inggris yang global, meningkatkan perdagangan bebas dan adil, dan meningkatkan hubungan khusus antara kedua negara besar," katanya dalam sebuah rilis media.




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×