kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jeff Bezos masih rajin berinvestasi meskipun sudah jadi orang terkaya dunia


Kamis, 13 Februari 2020 / 10:05 WIB
Jeff Bezos masih rajin berinvestasi meskipun sudah jadi orang terkaya dunia
CEO Amazon, Jeff Bezos masih rajin berinvestasi meskipun sudah jadi orang terkaya dunia

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  CEO Amazon Jeff Bezos, ternyata rajin berinvestasi  meskipun ia sudah jadi orang terkaya dunia. Yang terbaru adalah Bezos membeli Warmer Estate di Beverly Hills  dari David Geffen seharga US$ 165 juta atau setara Rp 2,26 triliun (Kurs Rp 13.700 per dolar AS).  

Kabar tersebut seperti dilaporkan Wall Street Journal, yang dilansir Reuters, mengutip orang-orang yang akrab dengan transaksi tersebut.

Baca Juga: Amazon ajukan gugatan kepada Trump setelah kehilangan kontrak senilai US$ 10 miliar

Kesepakatan pembelian tersebut merupakan rekor transaksi untuk wilayah Los Angeles. Rekor pembelian rumah sebelumnya dilakukan eksekutif media Lachlan Murdoch yang membayar US$ 150 juta atau setara Rp 2,05 triliun, untuk Chartwell, sebuah perumahan Bel Air yang digunakan sebagai tempat tinggal Clampett di acara televisi "The Beverly Hillbillies".

Forbes menaksir kekayaan Bezos sebesar US$ 131 miliar atau setara Rp 1.794 triliun, pada tahun ini, ternyata memiliki banyak investasi properti di seluruh dunia. Masih belum jelas apakah Bezos akan menjadikan Warner Estate sebagai rumah utamanya.

Pekan lalu, New York Post melaporkan bahwa Bezos dan pacarnya Lauren Sanchez, tengah berburu rumah di Los Angeles dan mengunjungi rumah-rumah mewah di seluruh wilayah tersebut. Selama setahun terakhir, Bezos tercatat rajin mencari dan membeli rumah.

Baca Juga: Jeff Bezos mencari tiga sifat ini saat mempekerjakan orang di Amazon

Strategi investasi Bezos

Dalam berinvestasi, Bezos menggunakan strategi jangka panjang. Bezos membidik perusahaan yang baru  dan berpotensi berkembang sehingga diharapkan mencapai kesuksesan fenomenal di masa depan. Bahkan beberapa perusahaan yang telah ia beli sahamnya memperoleh status unicorn.




TERBARU

Close [X]
×