kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   0,00   0,00%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Jepang buka pintu masuk untuk empat negara ASEAN, Indonesia tidak termasuk


Selasa, 08 September 2020 / 06:59 WIB
ILUSTRASI. Komuter menggunakan masker pelindung saat berangkat bekerja di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Osaka, Jepang, Kamis (21/5/2020). Kyodo/via REUTERS


Sumber: NHK | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Jepang akhirnya mulai yakin untuk mmebuka kembali pintu masuk bagi para pelancong yang berasal dari sejumlah negara di kawasan Asia.

NHK melaporkan, Selasa (8/9), Jepang menghapus pembatasan kunjungan bagi pelancong dari Taiwan dan empat negara ASEAN, yakni Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar.

Dengan ini para pendatang bisa melakukan perjalanan bolak-balik dari Jepang ke negara-negara tersebut. Saat ini Jepang memprioritaskan untuk membuka pintu bagi negara yang dinilai sudah mampu mengendalikan pandemi.

Sebelum ini Jepang juga sudah mengurangi aturan pembatasan perjalanan bagi pendatang yang berasal dari Thailand dan Vietnam.

Sampai akhir bulan nanti, pemerintah Jepang berharap bisa segera mencapai kesepakatan dengan Singapura untuk saling menerima kunjungan.

Baca Juga: Singapura dan Brunei sepakat membuka 'jalur hijau' khusus untuk perjalanan bisnis

Selain negara-negara kawasan Asia Tenggara tersebut, NHK melaporkan bahwa pemerintah Jepang juga sedang melobi pemerintah China, Korea Selatan, dan Australia.

Pembukaan pintu kunjungan ini diharapkan bisa menghidupkan kembali ekonomi Jepang secara bertahap.

Sudah direncanakan sejak bulan Agustus

Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada Jumat (28/8), bahwa Jepang akan mencabut larangan masuk kembali bagi orang asing mulai bulan depan.

Pengumuman itu datang beberapa jam sebelum berita tentang Abe berencana mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Jepang karena masalah kesehatan.

Baca Juga: Fakta menarik, separuh warga Jepang justru merasa lebih sehat sejak pandemi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×