kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jepang ingin tempatkan pasukan di perbatasan China


Rabu, 29 September 2010 / 13:18 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, | Editor: Uji Agung Santosa

TOKYO. Jepang tengah merencanakan untuk menempatkan pasukannya di satu pulau didekat perbatasannya dengan China. Jepang memang tengah dilanda ketegangan dengan China, terkait insiden di Laut China Timur.

Dalam kejadian tersebut, Jepang menahan satu kapten kapal nelayan asal China yang akhirnya memicu ketegangan diplomatik di kedua negara tersebut. Aksi Jepang dibalas China dengan memboikot ekspor bahan-bahan mineral ke Jepang. Meski akhirnya Jepang membebaskan sang kapten kapal, tetap saja ketegangan masih mencuat di kedua negara tersebut. Apalagi, Jepang juga engan meminta maaf atas insiden tersebut.

Insiden tersebut memang terjadi di area yang kerap disengketakan oleh Jepang dan China, yaitu pulau Senkaku versi Jepang, dan pulau Diaoyu versi China.

Terkait insiden tersebut, Menteri Pertahanan Jepang telah meminta tambahan anggaran untuk menempatkan pasukan Jepang di salah satu pulau di barat daya Jepang, dekat dengan lokasi insiden.Saat ini, pasukan Jepang terdekat ada di kepulauan Okinawa, di lokasi yang sama dengan pasukan AS di Jepang.




TERBARU

[X]
×