CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jepang ingin tempatkan pasukan di perbatasan China


Rabu, 29 September 2010 / 13:18 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, | Editor: Uji Agung Santosa

TOKYO. Jepang tengah merencanakan untuk menempatkan pasukannya di satu pulau didekat perbatasannya dengan China. Jepang memang tengah dilanda ketegangan dengan China, terkait insiden di Laut China Timur.

Dalam kejadian tersebut, Jepang menahan satu kapten kapal nelayan asal China yang akhirnya memicu ketegangan diplomatik di kedua negara tersebut. Aksi Jepang dibalas China dengan memboikot ekspor bahan-bahan mineral ke Jepang. Meski akhirnya Jepang membebaskan sang kapten kapal, tetap saja ketegangan masih mencuat di kedua negara tersebut. Apalagi, Jepang juga engan meminta maaf atas insiden tersebut.

Insiden tersebut memang terjadi di area yang kerap disengketakan oleh Jepang dan China, yaitu pulau Senkaku versi Jepang, dan pulau Diaoyu versi China.

Terkait insiden tersebut, Menteri Pertahanan Jepang telah meminta tambahan anggaran untuk menempatkan pasukan Jepang di salah satu pulau di barat daya Jepang, dekat dengan lokasi insiden.Saat ini, pasukan Jepang terdekat ada di kepulauan Okinawa, di lokasi yang sama dengan pasukan AS di Jepang.




TERBARU

[X]
×