kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Jepang kembali pertimbangkan pelaksanaan Olimpiade Tokyo tanpa penonton


Rabu, 07 Juli 2021 / 12:13 WIB
Jepang kembali pertimbangkan pelaksanaan Olimpiade Tokyo tanpa penonton
ILUSTRASI. Monumen Cincin Olimpiade terlihat di depan kantor pusat Komite Olimpiade Jepang (JOC) dekat Stadion Nasional di Tokyo, Jepang, Rabu (23/6/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pandemi virus corona yang masih belum terkendali di Jepang membuat pemerintah melayangkan proposal yang akan melarang keberadaan penonton dari semua acara di Olimpiade Tokyo bulan ini.

Surat kabar Mainichi pada Rabu (7/7) mengabarkan, saat ini pejabat Jepang sedang berjuang untuk mengatasi kekhawatiran publik tentang penyebaran virus corona.

Otoritas kesehatan dan banyak ahli medis di Jepang telah lama mengingatkan risiko lonjakan kasus Covid-19 selama Olimpiade Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Sejauh ini, kebijakan yang dikeluarkan oleh penyelenggara Olimpiade Tokyo terus berubah sesuai dengan anjuran para ahli. Dari melarang penonton luar negeri hingga membatasi penonton domestik menjadi 50% dari kapasitas stadion.

Belakangan, jumlahnya kembali berubah menjadi maksimal 10.000 penonton saja.

Baca Juga: Jelang Olimpiade, Jepang dikabarkan segera cabut status darurat di Tokyo

Dilansir dari Reuters, Shigeru Omi, penasihat kesehatan utama Pemerintah Jepang, mengatakan kepada komite kesehatan parlemen pada Rabu, penting untuk mengurangi sebanyak mungkin jumlah pejabat Olimpiade dan lainnya yang menghadiri acara juga pertandingan.

"Kami telah mengatakan, sebaiknya acara diadakan tanpa penonton. Juli hingga September adalah periode terpenting dalam upaya melawan virus corona," ungkapnya.

Maraton obor Olimpiade dipastikan sunyi

Langkah lain yang disiapkan penyelenggara Olimpiade Tokyo untuk mencegah penularan Covid-19 adalah melarang masyarakat untuk berkumpul dan menyaksikan maraton obor Olimpiade yang ikonik.

Pemerintah Metropolitan Tokyo juga telah memutuskan untuk memindahkan sebagian besar rute estafet obor Olimpiade, yang akan mencapai ibu kota Jepang pada Jumat (9/7), dari jalan umum.

Baca Juga: Pemerintah Jepang Buka Peluang Kehadiran Penonton Domestik di Olimpiade Tokyo




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×