kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.940   1,00   0,01%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Jepang peringatkan meningkatnya ketegangan militer di Taiwan bisa picu krisis


Selasa, 13 Juli 2021 / 22:46 WIB
ILUSTRASI. Kepal penjaga lepas pantai Jepang mencoba mengusir kapal China yang melewati perbatasan di sekitar wilayah Pulau Senkaku/Diaoyu. 8 Mei 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Wakil perdana menteri dan menteri keuangan Jepang, Taro Aso, bulan ini dalam pidato yang dilaporkan oleh media Jepang mengatakan Jepang harus bergabung dengan Amerika Serikat untuk mempertahankan Taiwan dari invasi apapun. Aso kemudian mengatakan segala kemungkinan atas Taiwan harus diselesaikan melalui dialog.

Ketika persaingan militer antara Amerika Serikat dan China semakin dalam, persaingan ekonomi mereka memicu perlombaan untuk memimpin dalam teknologi seperti semikonduktor, kecerdasan buatan, dan komputasi kuantum.

Persaingan teknologi menimbulkan tantangan bagi Jepang karena ekonominya sangat bergantung pada hubungan bisnis dengan China seperti halnya dengan Amerika Serikat.

Jepang juga harus mengeluarkan banyak uang untuk mengimbangi pendanaan pemerintah untuk pengembangan teknologi di Amerika Serikat, Cina, dan Eropa.

Selanjutnya: Pejabat pertahanan Jepang: Sudah saatnya bangun dan melindungi Taiwan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×