kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Jerman: Penarikan 9.500 pasukan AS membuat cemas aliansi NATO


Jumat, 24 Juli 2020 / 08:16 WIB
Jerman: Penarikan 9.500 pasukan AS membuat cemas aliansi NATO
ILUSTRASI. Kanselir Jerman Angela Merkel.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Nord Stream 2 adalah proyek yang juga sedang diperdebatkan di antara Uni Eropa, serta negara-negara anggota NATO," kata Kramp-Karrenbauer. "Ada kekhawatiran bahwa Jerman bisa menjadi terlalu bergantung pada gas Rusia, kekhawatiran yang dapat kami redam. Tetapi ini juga tentang kekhawatiran dan kepentingan sah Ukraina dan Polandia, yang harus dinegosiasikan ke dalam kontrak." 

Baca Juga: Trump: Intelijen AS meragukan Rusia desak Taliban untuk membunuh pasukan Amerika

Sementara itu, pada Rabu (22/7/2020), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan perjalanan ke Denmark di mana proyek pipa gas Nord Stream 2 diperkirakan akan menjadi agenda dalam pembicaraannya dengan Perdana Menteri Mette Frederiksen dan Menteri Luar Negeri Jeppe Kofod. 

Pada Oktober tahun lalu, Denmark telah mengizinkan jalur pipa gas Nord Stream 2 melintas di wilayahnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "'Penarikan 9.500 Pasukan AS Mengkhawatirkan Aliansi NATO'"

Editor : Miranti Kencana Wirawan




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×