kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Serangan rudal Rusia hantam daerah sipil dekat perbatasan Turki


Senin, 22 Maret 2021 / 04:51 WIB
ILUSTRASI. Jet Rusia menghantam kamp pelatihan pemberontak di Suriah barat laut dekat perbatasan Turki pada Minggu (21/3/2021). REUTERS/Evgenia Novozhenina


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seorang wanita dan seorang anak termasuk di antara tujuh warga sipil yang tewas ketika mortir menghantam rumah sakit di kota Atareb.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan sebelumnya bahwa lima orang tewas dan 10 lainnya cedera dalam serangan artileri oleh pasukan yang didukung Damaskus di rumah sakit, yang terletak di daerah barat laut Suriah di mana Turki memiliki kehadiran militer.

Video yang diterima Reuters dari dua saksi menunjukkan bangsal rusak dan penyelamat sipil membawa pasien berlumuran darah ke luar. Reuters tidak dapat memverifikasi keasliannya.

Baca Juga: Soal kemungkinan Perang dingin baru AS dan Rusia, ini kata Kremlin

Pertempuran antara pasukan tentara Suriah dan pemberontak telah mereda sejak kesepakatan setahun lalu untuk mengakhiri kampanye pemboman yang dipimpin Rusia yang telah membuat lebih dari satu juta orang mengungsi di wilayah yang berbatasan dengan Turki setelah pertempuran berbulan-bulan yang menewaskan ribuan warga sipil.

Penduduk mengatakan meskipun tidak ada permusuhan besar, ketenangan kadang-kadang pecah oleh serangan Rusia di pos-pos pemberontak dan oleh milisi yang didukung Iran. Selain itu, Suriah juga menembaki kota-kota di daerah kantong pemberontak di mana hampir empat juta warga sipil tinggal.

Suriah dan Rusia mengatakan mereka hanya menargetkan militan Islam dan menyangkal adanya penembakan tanpa pandang bulu di wilayah sipil.

Selanjutnya: Rusia: Pasca insiden Kerch, aktivitas militer NATO dan AS meningkat di dekat Krimea




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×