kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Serangan rudal Rusia hantam daerah sipil dekat perbatasan Turki


Senin, 22 Maret 2021 / 04:51 WIB
ILUSTRASI. Jet Rusia menghantam kamp pelatihan pemberontak di Suriah barat laut dekat perbatasan Turki pada Minggu (21/3/2021). REUTERS/Evgenia Novozhenina


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - AMMAN. Serangan rudal yang berasal dari jet Rusia menghantam kamp pelatihan pemberontak di Suriah barat laut dekat perbatasan Turki pada Minggu (21/3/2021). Menurut sejumlah saksi dan sumber dari kelompok pemberontak, serangan di sebuah rumah sakit di dekat daerah tersebut menewaskan tujuh warga sipil dan melukai 14 petugas medis.

Melansir Reuters, sumber tersebut mengatakan rudal Rusia juga menghantam kota Qah, sementara serangan udara Rusia mendekati kamp-kamp pengungsi padat penduduk di sepanjang perbatasan dengan Turki.

Sebuah fasilitas gas dihantam di dekat kota Sarmada di provinsi Idlib, tetapi tidak ada laporan tentang korban jiwa.

Juru bicara Tentara Nasional, aliansi pemberontak yang didukung Turki di barat laut, mengatakan Rusia, yang mendukung pemerintah di Damaskus, berusaha untuk mengguncang kubu pemberontak terakhir di Suriah. Akan tetapi, serangan itu tidak menandakan serangan besar yang akan segera terjadi terhadap Idlib.

Baca Juga: Koalisi pimpinan Arab Saudi serang situs militer Houthi di Sanaa

“Serangan udara Rusia terus berlanjut. Rudal balistik juga menghantam daerah yang dekat dengan pusat sipil. Mereka berusaha menabur kekacauan dan kebingungan," jelas Mayor Youssef Hamoud mengatakan kepada Reuters.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan sebuah rudal yang diluncurkan oleh pasukan pemerintah Suriah telah menghantam Qah dan sebuah truk serta tempat parkir trailer di dekat Sarmada. Dalam peristiwa tersebut, ada tujuh warga sipil yang terluka.

Disebutkan, sebuah pernyataan telah dikirim ke Rusia untuk meminta serangan dihentikan segera dan pasukan Turki telah disiagakan.

Baca Juga: Patriot kurang mumpuni, Rusia sebut Arab Saudi berpeluang beli rudal S-400

Belum ada komentar langsung dari Moskow atas laporan ini.




TERBARU

[X]
×