kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Jika AS menyerang China di Laut China Selatan, siapa yang unggul?


Minggu, 09 Agustus 2020 / 07:14 WIB
ILUSTRASI. PHILIPPINE SEA (June 23, 2020) The Theodore Roosevelt Carrier Strike Group transits in formation with the Nimitz Carrier Strike Group while conducting dual carrier and airwing operations in the Philippine Sea June 23, 2020. Dual carrier operations unify t


Sumber: Global Times | Editor: Noverius Laoli

Pada kepentingan inti, Hu Xijin menegaskan China tidak akan mundur.

"Sikap China jelas bagi semua. Cara terbaik adalah bagi China dan pihak-pihak terkait untuk menghormati kepentingan inti masing-masing.

Jika kepentingan inti kedua belah pihak tumpang tindih, maka perselisihan harus dikelola dengan hati-hati, tidak dibiarkan bergejolak dan lepas kendali," tulisnya.

Baca Juga: Trump kembali serang China!

Setelah mengalami beberapa perang dan pergolakan, "saya tahu bahwa perdamaian adalah hal yang paling berharga dan mempertahankan perdamaian tidak mudah," tulisnyta.

Pada saat hubungan antara China dan AS memburuk dengan cepat dan beberapa kekuatan siap memanfaatkan perubahan dalam gambaran besar, kemauan, kebijaksanaan, dan kemampuan China untuk menguasai situasi akan diuji seiring waktu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×