kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.880   -22,09   -0,37%
  • KOMPAS100 776   -6,10   -0,78%
  • LQ45 588   -1,44   -0,24%
  • ISSI 201   -0,70   -0,35%
  • IDX30 335   -0,13   -0,04%
  • IDXHIDIV20 415   1,57   0,38%
  • IDX80 88   -0,47   -0,53%
  • IDXV30 111   -0,30   -0,27%
  • IDXQ30 108   0,77   0,72%

JPMorgan Hapus Obligasi Rusia dari Semua Indeks Pendapatan Tetapnya


Selasa, 08 Maret 2022 / 10:16 WIB
ILUSTRASI. JPMorgan Hapus Obligasi Rusia dari Semua Indeks Pendapatan Tetapnya


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

“Butuh waktu lama untuk membalikkan ini, yang berarti bahwa isolasi keuangan untuk Rusia kemungkinan akan berlangsung untuk jangka waktu yang lama, membalikkan banyak kemajuan yang telah dicapai Rusia dalam beberapa tahun terakhir,” kata Mitul Kotecha, analis di TD Securities di Singapura.

Keputusan JPMorgan mungkin salah satu yang paling berdampak bagi utang Rusia. Diperkirakan aset senilai US$ 415 miliar mengikuti indeks EMBI dan US$ 245 miliar mengikuti ukuran GBI-EM, yang keduanya menjadi standar industri bagi investor pasar berkembang.

Utang Rusia menyumbang 0,6876% dari pengukur Diversifikasi Global EMBI dan 1,8360% dari indeks Diversifikasi Global GBI-EM pada 2 Maret.

Baca Juga: JP Morgan Tinjau Dampak Perluasan Sanksi AS kepada Rusia

Awal bulan ini, JPMorgan mengatakan akan mempertimbangkan untuk merevisi indeks obligasi karena sanksi menumpuk terhadap Rusia, sebuah langkah yang kemungkinan akan mendorong dana investasi yang melacak tolok ukur untuk berhenti membeli sekuritas yang mendasarinya.

Ini bukan pertama kalinya JPMorgan menghapus utang suatu negara dari pengukurnya. Venezuela dihapus dari tolok ukur bank pada 2019 setelah sanksi menyusul pemilihan presiden yang disengketakan.

Nigeria ditarik pada tahun 2015 dari pengukur utang mata uang lokal setelah pembatasan transaksi valuta asing memicu kekhawatiran tentang kekurangan likuiditas.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×