kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kabar baik, AS siap uji coba vaksin virus corona ke manusia pada April 2020


Sabtu, 29 Februari 2020 / 05:20 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Kasus virus corona baru terus bertambah. Para ahli pun tengah berlomba untuk menemukan vaksin bagi virus yang sudah membunuh lebih dari 2.800 orang itu.

Moderna, sebuah perusahaan bioteknologi negeri uak Sam telah mengirimkan vaksin virus corona eksperimental kepada peneliti Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pengiriman vaksin virus bernama Covid-19 itu hanya dalam waktu 42 hari, setelah peneliti China merilis urutan genetik SARS-CoV-2 pada pertengahan Januari lalu.

Baca Juga: Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa

Melansir Time, botol pertama vaksin tersebut telah perusahaan kirim ke Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) yang merupakan bagian dari Institut Kesehatan Nasional (NIH) di Bethesda, Maryland.

Vaksin akan siap mereka ujicobakan pertama kali pada manusia April nanti. “Kami tepat waktu setidaknya dan mungkin bahkan sedikit lebih baik,” ujar Dr Anthony Fauci, Direktur NIAID, seperti dikutip CNBC.

CNN mengutip The Wall Street Journal melaporkan, dua dosis vaksin kelak diujicoba ke sukarelawan untuk melihat, apakah itu menghasilkan respons kekebalan yang akan melindungi seseorang dari virus corona.

Baca Juga: Virus corona menggila, Hokkaido nyatakan keadaan darurat

Fauci mengatakan, akan ada 45 orang yang berpartisipasi dalam penentuan keberhasilan uji coba terhadap vaksin batch pertama yang memiliki nama mRNA-1273 ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×