kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Kabar baik, pasien corona dalam perawatan intensif di Italia terus turun


Jumat, 10 April 2020 / 00:30 WIB
Kabar baik, pasien corona dalam perawatan intensif di Italia terus turun
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ROMA. Jumlah pasien terjangkit virus corona baru dalam perawatan intensif di Italia terus turun secara berturut-turut dalam enam hari terakhir. Ini jadi kabar baik.

Selain itu, jumlah pasien terinfeksi virus corona yang sepenuhnya pulih terus bertambah, menjadi 28.470 orang pada Kamis (8/4) dibanding 26.491 sehari sebelumnya.

Cuma sayang, tren pelambatan kenaikan harian kasus baru dan kematian akibat virus corona di Italia terhenti. Angkanya melonjak tinggi terutama kasus baru pada Kamis (9/4).

Baca Juga: Italia cabut beberapa pembatasan virus corona akhir April, asalkan...

Kematian akibat epidemi virus corona di Italia naik 610 pada Kamis (9/4), naik dari 542 sehari sebelumnya. Jumlah kasus baru juga lebih tinggi, mencapai 4.204 dari sebelumnya 3.836.

Penghitungan harian kasus tersebut yang tertinggi sejak 5 April, dan tentu saja datang sebagai kekecewaan terhadap sebuah negara yang terkunci sejak 9 Maret lalu.

Apalagi, Italia sempat memperlihatkan tanda-tanda yang jelas bahwa penyakit ini sedang melambat. Bahkan, angka kasus baru pada Selasa (7/4) sebanyak 3.039 yang terendah sejak 13 Maret.

Baca Juga: Harapan, kematian akibat virus corona di Italia masih dalam tren melambat




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×