kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.630   77,00   0,44%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kabar baik, pasien corona dalam perawatan intensif di Italia terus turun


Jumat, 10 April 2020 / 00:30 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Reuters, Badan Perlindungan Sipil Italia menyebutkan, total korban tewas sejak wabah itu terungkap pada 21 Februari naik menjadi 18.279 orang, yang tertinggi di dunia.

Sedang jumlah kasus virus corona terkonfirmasi naik ke 143.626, penghitungan global tertinggi ketiga di belakang Amerika Serikat dan Spanyol.

Italia mungkin mulai mencabut beberapa pembatasan untuk menahan penyebaran virus corona baru pada akhir April nanti. Asalkan, tren perlambatan epidemi terus berlanjut.

Baca Juga: Singapura laporkan 287 kasus baru virus corona, kenaikan harian terbesar

"Kami perlu memilih sektor-sektor yang bisa memulai kembali aktivitas mereka," kata Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte kepada BBC dalam sebuah wawancara pada Kamis (9/4) seperti dikutip Reuters.

"Jika para ilmuwan mengonfirmasi hal itu (perlambatan epidemi terus berlanjut), kami mungkin akan mulai melonggarkan beberapa langkah pada akhir bulan ini," ujar Conte.

Tapi, Conte memperingatkan, Italia tidak bisa menurunkan penjagaannya dan penguncian nasional yang berlaku sejak 9 Maret lalu hanya dapat pemerintah kurangi secara bertahap.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×