kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kabinet Yunani setujui langkah penghematan ekstra


Minggu, 19 Februari 2012 / 07:59 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal perusak rudal kelas Luyang III Type 052D milik Angkatan Laut China.


Sumber: Reuters | Editor: Test Test

ATHENA. Kabinet Yunani menyetujui langkah-langkah penghematan ekstra yang diminta Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) pada Sabtu malam (18/2) waktu setempat. Penghematan itu menjadi syarat bagi paket dana bantuan sebesar US$ 171 miliar untuk mencegah gagal bayar utang yang bisa membawa Yunani ke jurang kebangkrutan.

Persetujuan tersebut adalah langkah formalitas setelah pekan lalu Yunani meluncurkan rincian anggaran tambahan dan pemotongan gaji pekerja sektor publik senilai € 325 miliar.

"Langkah penghematan € 325 miliar disetujui secara bulat," kata salah seorang menteri di kabinet Yunani.

Namun, keraguan yang masih ada apakah Yunani mampu membawa utang yang menggunung ke level yang bisa dikendalikan dalam beberapa tahun ke depan masih bisa mengganjal paket dana bantuan. Beberapa pejabat di Uni Eropa mengingatkan peluang kesepakatan dalam pertemuan Zona Euro pada Senin (20/2) sedikit lebih tinggi dari 50%.

Pejabat pemerintahan Yunani mengungkapkan, kabinet juga menyetujui debt swap (pengurangan utang) bagi kreditur swasta pada 8 Maret yang akan selesai pada 11 Maret. Debt swap yang menjadi bagian dari paket penyelamatan ini akan menerima pemotongan piutang sebesar 70% dari nilai piutang yang sebenarnya.

"Rakyat Yunani sudah melakukan semua yang mereka mampu dan kami bertekad berbuat yang terbaik atas komitmen kami," ujar Menteri Kebijakan Publik Yunani, Christos Papoutsis sebelum pertemuan.





TERBARU

[X]
×