kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kapal perusak Korea beroperasi di Selat Hormuz, respons penyitaan tanker oleh Iran


Selasa, 05 Januari 2021 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak Chungmugong milik Angkatan Laut Korea Selatan dalam latihan gabungan RIMPAC.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

Ditanya tentang spekulasi bahwa Teheran mungkin telah menyita kapal tanker tersebut karena marah atas asetnya yang dibekukan di Korea akibat sanksi Amerika Serikat (AS), Kang menekankan, prioritas pertama adalah pada "memverifikasi fakta dan memastikan keselamatan awak kapal".

Pada Senin (4/1), Departemen Luar Negeri AS meminta Iran untuk segera melepaskan kapal tanker tersebut. Mereka mengatakan, penyitaan tersebut adalah bagian dari upaya Teheran untuk menekan komunitas internasional agar mencabut sanksi terhadap Iran.

Sebagai jalur minyak terpenting di dunia dan titik penghubung antara Teluk Arab dan Teluk Oman, Selat Hormuz adalah jalur menuju laut terbuka untuk lebih dari 1/6 produksi minyak global dan 70% impor minyak Korea Selatan.

Selanjutnya: Dituding cemari perairan, Iran sita kapal tanker Korea Selatan




TERBARU

[X]
×