kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kapal tanker Inggris yang ditahan Iran sudah berlabuh di Dubai


Sabtu, 28 September 2019 / 20:11 WIB
Kapal tanker Inggris yang ditahan Iran sudah berlabuh di Dubai
ILUSTRASI. Harga minyak


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Sebuah kapal tanker berbendera Inggris yang ditahan oleh Iran selama 10 pekan, mendekati dermaga di Dubai pada Sabtu (28/9). Kapal Stena Impero ini berlayar keluar dari perairan Iran pada Jumat lalu.

"Kapal akhirnya mendekati tempat berlabuh di Dubai sekarang,"  kata Erik Hanell, kepala eksekutif Stena Bulk Swedia, pemilik kapal tersebut, kepada Reuters.

Stena Bulk mengatakan, kru akan mendapatkan cek medis dan briefing di Dubai, yang terletak di seberang Teluk dari Iran. Setelah itu, para kru akan dipulangkan.

Baca Juga: Pasca serangan 14 September, ekspor minyak Arab Saudi turun tajam

Setelah kapal ini ditahan Iran pada 19 Juli lalu, sebanyak tujuh dari 23 kru dibebaskan pada awal bulan ini. Awak yang masih berada di kapal ini berasal dari India, Rusia, dan Filipina. "Mereka akan diperiksa oleh para profesional medis ketika di darat, tapi kapten telah memberitahu kami bahwa semua dalam kondisi kesehatan yang baik,"  imbuh Hanell.

Otoritas Iran mengatakan bahwa penahanan kapal ini dilakukan karena pelanggaran laut. Iran menahan kapal ini setelah Inggris menahan sebuah kapal tanker Iran dari wilayah Gibraltar. Kapal Iran ini dilepas pada Agustus lalu.

Baca Juga: Situasi kian memanas, Iran dan Houthi siap merespons semua tindakan AS dan Arab

Aksi penahanan kapal ini terjadi setelah adanya serangan terhadap kapal tanker di perairan Teluk pada bulan Mei dan Juni. Amerika Serikat (AS) menuduh Iran berada di balik serangan ini. Sementara Iran membantah tuduhan.

Hubungan antara Iran dan AS memburuk sejak AS menarik diri dari kesepakatan global untuk mengendalikan pengayaan nuklir Iran. AS memberlakukan sanksi yang bertujuan untuk menghentikan ekspor minyak Iran.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×