Kasus Omicron di Australia Melonjak, Jumlah Kematian meningkat

Kamis, 21 Juli 2022 | 11:46 WIB Sumber: Channelnewsasia.com
Kasus Omicron di Australia Melonjak, Jumlah Kematian meningkat

ILUSTRASI. Australia melaporkan salah satu angka kematian harian tertinggi dari virus corona baru pada Kamis (21 Juli), REUTERS/Sandra Sanders


KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia melaporkan salah satu angka kematian harian tertinggi dari virus corona baru pada Kamis (21 Juli) sementara penerimaan rumah sakit mendekati level rekor, karena pihak berwenang berjuang untuk mengatasi varian Omicron yang sangat menular.

Varian BA.4/5 telah mendorong lonjakan infeksi baru secara global.

Australia melaporkan jumlah harian tertinggi sejak gelombang Omicron pertama awal tahun ini, dengan 89 kematian akibat virus corona pada Kamis dan 90 pada Rabu. Lebih dari 55.600 kasus baru tercatat pada hari Kamis, tertinggi sejak 18 Mei.

Baca Juga: Ancaman Serius Omicron BA.2.75, Waspada dan Kenali Gejalanya Yuk!

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan para pemimpin negara bagian dan pejabat kesehatan federal tidak merekomendasikan memakai masker wajib di tempat-tempat dalam ruangan, meskipun ada panggilan oleh beberapa dokter untuk melakukannya.

Australia menghindari tingginya angka kematian yang terlihat di negara-negara lain selama gelombang pertama pandemi sebagian besar berkat tingkat kepatuhan publik yang tinggi terhadap pembatasan jarak sosial yang ketat.

Tetapi ada sedikit keinginan publik untuk kembali ke langkah-langkah seperti itu untuk mengalahkan lonjakan infeksi terbaru dan orang Alba menolak tekanan dari beberapa pakar kesehatan untuk memberlakukan mandat masker.

"Tidak ada gunanya memiliki mandat kecuali jika dipaksakan," kata Albanese kepada Radio ABC.

Dia mengatakan pejabat kesehatan juga harus mempertimbangkan efek dari pembatasan ketat pada kesehatan mental.

Baca Juga: Varian BA.5 Super Menular, Seseorang Bisa Terinfeksi Lagi dalam 4 Minggu

Gelombang Omicron terbaru mendorong jumlah orang dengan COVID-19 di rumah sakit Australia mendekati puncaknya pada Januari. Sekitar 5.350 pasien dirawat di rumah sakit, dan beberapa negara bagian sedang berjuang melawan rekor penerimaan.

Pihak berwenang telah mendesak bisnis untuk membiarkan staf bekerja dari rumah dan merekomendasikan orang-orang mendapatkan suntikan booster segera, dengan hanya sekitar 71 persen dari populasi yang memenuhi syarat yang telah menerima booster mereka. Sekitar 95 persen orang di atas 16 tahun memiliki dua dosis.

Sejak pandemi dimulai, Australia telah melaporkan sekitar 9 juta kasus COVID-19 dan 10.968 kematian.

Editor: Handoyo .

Terbaru