kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.020   -37,00   -0,20%
  • IDX 5.127   130,44   2,61%
  • KOMPAS100 655   24,01   3,81%
  • LQ45 510   21,57   4,42%
  • ISSI 176   3,73   2,17%
  • IDX30 287   13,39   4,90%
  • IDXHIDIV20 377   20,32   5,69%
  • IDX80 75   2,90   4,01%
  • IDXV30 106   4,88   4,84%
  • IDXQ30 95   5,39   6,01%

Kasus tembus 19.000, Singapura tetap yang tertinggi di ASEAN


Selasa, 05 Mei 2020 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan memeriksa dokumen pekerja migran yang menunggu untuk diangkut ke fasilitas medis dari asrama mereka selama wabah virus corona (COVID-19) di Singapura, 27 April 2020.


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

Salah satu faktornya adalah jumlah kasus komunitas setiap hari harus turun menjadi nol atau satu digit selama periode waktu yang berkelanjutan, dengan jumlah kasus yang tidak terkait mesti sangat rendah.

Gan menyebutkan, ada juga pertimbangan untuk penurunan jumlah kasus pekerja migran, kelompok terbesar yang terkena dampak wabah virus corona di Singapura. Tapi, ini akan memakan waktu lebih lama.

Menurut Menteri Tenaga Kerja Josephine Teo, situasi di asrama pekerja asing yang lebih besar sebagian besar stabil untuk saat ini. Tapi, kondisi di asrama yang lebih kecil masih "campur aduk".




TERBARU

[X]
×