kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kata WHO: 82% dari 17.000 kasus baru virus corona tergolong ringan


Sabtu, 08 Februari 2020 / 12:27 WIB
Kata WHO: 82% dari 17.000 kasus baru virus corona tergolong ringan
ILUSTRASI. Pertemuan Dewan Eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tentang pemutakhiran wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Channelnewsasia.com, Tedros menambahkan, ada kekurangan masker dan peralatan pelindung lainnya terhadap virus yang WHO beri nama novel coronavirus (2019 n-CoV).

Alhasil, Tedro mengungkapakn, harga beberapa barang mencapai 20 kali lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini diperburuk oleh penggunaan masker yang tidak tepat oleh orang-orang yang tidak sakit.

"Dan, ada penimbunan persediaan yang cukup untuk empat hingga enam bulan. Stok masker dan respirator global sekarang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan WHO dan mitra kami," katanya. "Ada masalah moral di sini".

Baca Juga: Bantu China memerangi virus corona, AS siapkan dana Rp 1,36 triliun

Setelah berbicara dengan kelompok rantai suplai produsen dan distributor pada Jumat (7/2), Tedros memuji perusahaan-perusahaan yang telah berjanji untuk menjual hanya kepada staf medis.

"Ada stok terbatas alat pelindung dan kami perlu memastikan kami mendapatkannya untuk orang-orang yang paling membutuhkan di tempat-tempat yang paling membutuhkan," katanya yang memperingatkan ada penimbunan di negara-negara dan daerah-daerah dengan kasus virus rendah.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×