kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.943.000   -53.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.020   45,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kebangkitan militer China membuat NATO khawatir: Mereka akan ada di sekeliling kita


Senin, 28 Juni 2021 / 09:42 WIB
Kebangkitan militer China membuat NATO khawatir: Mereka akan ada di sekeliling kita
ILUSTRASI. Kendaraan militer China yang membawa rudal balistik anti-kapal DF-21D, yang dikenal sebagai pembunuh kapal induk, melewati Gerbang Tiananmen di Beijing selama parade militer pada tahun 2015.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Secara khusus, Xi berharap militer China bisa bertahan melawan platform dan sistem senjata canggih dan yang diciptakan dan dikerahkan oleh musuh potensial, khususnya Amerika Serikat.

Meskipun demikian, China pada umumnya menahan diri untuk tidak menyertai ekspansi ekonominya dengan ekspansi militer, kecuali ekspor senjata. 

China sejauh ini hanya memiliki satu pangkalan militer di luar negeri, yakni di Djibouti, Afrika. Berbeda dengan AS yang kekuatan militernya tersebar di berbagai sudut Bumi.

China juga baru-baru ini menolak tawaran Rusia untuk membentuk aliansi militer formal, dengan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mematuhi prinsip-prinsip non-blok dan non-konfrontasi.

Pada kenyataannya, aliansi negara barat di NATO terus mendominasi dunia dalam hal pengeluaran pertahanan. Dikutip dari Sputnik News, anggaran gabungan NATO setara dengan lebih dari US$ 1 triliun, lebih dari US$ 700 miliar berasal dari AS.

Selanjutnya: Beijing minta NATO berhenti lebih-lebihkan berbagai bentuk teori ancaman China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×