kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kebobrokan diungkap, saham Goldman Sachs menukik


Kamis, 15 Maret 2012 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Resmi hadir di Indonesia, harga HP Samsung A52 dibanderol mulai dari Rp 4,9 jutaan saja.


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

NEW YORK. Para pemegang saham Goldman Sachs Group Inc. gigit jari gara-gara tulisan opini seorang petinggi bank investasi itu di harian New York Times. Dalam perdagangan kemarin (13/3), nilai saham Goldman melorot hingga 3,4% menjadi sebesar US$ 120,37 per saham.

Penurunan harga saham Goldman Sachs ini merupakan yang ketiga terbesar dari 81 perusahaan dalam indeks Standard & Poor's 500. Penurunan harga saham ini membuat nilai pasar Goldman Sach menukik sebesar US$ 2,2 miliar.

Sentimen negatif bagi saham Goldman ini berasal dari tulisan opini Greg Smith. Dia adalah seorang executive director Goldman Sachs di London, Inggris, yang telah bekerja selama 12 tahun.

Dalam artikel itu, Smith mengungkapkan kebobrokan Goldman Sachs. Dia menuding Chief Executive Officer Goldman Sachs Llyod C. Blankfein telah menyebabkan melorotnya moral perusahaan.

Smith juga mengungkapkan, para petinggi Goldman Sachs tidak mengubah perilakunya setelah dinyatakan bersalah oleh pengawas pasar modal Amerika Serikat dalam menangani klien mereka. "Selama 12 bulan terakhir saya melihat lima managing director menyatakan klien mereka seperti muppet. Kadang-kadang itu disampaikan lewat email internal. Saya sangat terkejut sangat sedikit manajemen senior mengakui adanya kebenaran yang mendasar bahwa kalau klien tidak mempercayai Anda maka akhirnya mereka berhenti berbisnis dengan Anda," tulis Smith dalam artikel itu.

Juru bicara Goldman Sachs David Wells membantah pendapat Smith tersebut. Dia mengatakan, perusahaannya tidak seperti pandangan Smith.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×