kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kematian akibat vrus corona di Meksiko telah mencapai 100.000 orang


Jumat, 20 November 2020 / 11:01 WIB
Kematian akibat vrus corona di Meksiko telah mencapai 100.000 orang
ILUSTRASI. Seorang pekerja rumah pemakaman membungkus peti jenazah yang membawa seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19). REUTERS/Jose Luis Gonzalez


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MEXICO CITY. Meksiko mencatat 100.000 kematian akibat virus corona yang dikonfirmasi, beberapa hari setelah melewati satu juta infeksi. Data resmi menunjukkan pada Kamis.

Jumlah kematian resmi Meksiko akibat COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus tersebut, termasuk yang tertinggi di seluruh dunia dan di Amerika, hanya tertinggal dari Amerika Serikat dan Brasil.

Dengan populasi sekitar 125 juta, Meksiko menyumbang lebih dari 7% kematian yang dikonfirmasi secara global, menurut analisis Reuters. Angka kematiannya hampir 10% lebih tinggi daripada negara lain yang telah melaporkan lebih dari satu juta kasus.

Wabah Meksiko kemungkinan diperburuk oleh rumah sakit umum yang kekurangan dana secara kronis serta ekonomi informal yang besar di mana jutaan orang harus meninggalkan rumah setiap hari untuk mencari nafkah. Pejabat pemerintah mengakui bahwa penghitungan tersebut hampir pasti hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah kematian sebenarnya.

Baca Juga: California berlakukan jam malam, demi mengerem penyebaran virus corona

Sejak awal pandemi, pemerintah telah menghindari pengambilan utang untuk mendanai bailout bagi bisnis atau pembayaran tunai bagi pekerja. Pendekatan yang berbeda dari banyak negara lain yang berusaha meredam pukulan ekonomi.

Korban tewas kementerian kesehatan mencapai 100.104 pada Kamis, naik 576 dari hari sebelumnya. Hampir dua pertiga dari kematian yang dilaporkan sejauh ini adalah laki-laki, data resmi menunjukkan. Angka kementerian sendiri mencantumkan lebih dari 15.000 kematian "terduga" tambahan.

Usia rata-rata dari kematian akibat COVID-19 adalah 64 tahun. Kota Meksiko dan pinggiran kota yang padat, rumah bagi lebih dari 20 juta orang telah menyumbang kasus terbanyak.

“Di Meksiko, kurva tidak pernah datar,” Lia Limon Garcia, mantan anggota kongres oposisi, menulis di kolom di surat kabar harian El Universal, mengkritik apa yang dia gambarkan sebagai “nada kemenangan” palsu dari para pejabat tinggi.

Selanjutnya: WHO memperingatkan gelombang kedua virus corona yang mematikan di Timur Tengah




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×